Ditulis oleh: Elsa Yuni Kartika
Direview oleh: Dr. Agus Heriyanto, Sp.OG., MARS.MM.CHt Verified

Momuung.co.idMasa kehamilan adalah momen istimewa yang dipenuhi kebahagiaan sekaligus banyak pertanyaan di kepala Mommy. Mulai dari “Apakah asupan makananku sudah mendukung perkembangan otak Si Kecil?” hingga “Bagaimana caranya agar penglihatan anakku kelak optimal?” Kekhawatiran seperti ini sangat wajar kok, Mom.

Untuk menjawab kegelisahan tersebut, dokter kandungan sering menekankan pentingnya DHA. Nutrisi ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari persiapan masa depan Si Kecil, terutama untuk perkembangan otak dan penglihatannya.

Dengan memahami dan mencukupi kebutuhan nutrisi sejak masa kehamilan, Mommy sudah mengambil langkah besar sebagai support system terbaik bagi buah hati. Yuk, kita bahas lebih dalam manfaat DHA supaya Mommy makin yakin dan semangat menjaga asupan harian selama hamil. Buibu, baca sampai selesai, ya!

Apa itu DHA dan Mengapa Penting Selama Kehamilan

Docosahexaenoic Acid (DHA) adalah jenis asam lemak omega-3 yang terkandung dalam jaringan otak dan retina mata janin, terutama pada trimester akhir kehamilan ketika otak dan mata berkembang pesat. Tubuh Mommy sebenarnya bisa memproduksi DHA, namun jumlahnya sangat sedikit. Karena itu, kebutuhan DHA selama hamil perlu dibantu dari makanan sehari-hari atau suplemen, agar perkembangan saraf dan penglihatan bayi bisa tumbuh dengan optimal sejak dalam kandungan (Basak et al., 2020).

Dari Mana Ibu Mendapatkan Asupan DHA?

Tubuh Mommy memang dapat menghasilkan DHA, namun hanya dalam jumlah sedikit. Karena itu, DHA perlu dipenuhi dari makanan sehari-hari atau suplemen sesuai anjuran dokter obgyn kepercayaan Mommy. Tak perlu khawatir, ada beberapa sumber DHA yang aman dan mudah didapat untuk membantu mendukung tumbuh kembang Si Kecil selama kehamilan berikut:

  • Ikan Berlemak (rendah merkuri):

Pilihan seperti salmon, sarden, hingga ikan kembung kaya akan DHA dan aman jika dimasak matang, membantu memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 harian.

  • Telur Diperkaya Omega-3:

Telur yang diperkaya DHA memberikan sumber praktis bagi Mommy yang kurang suka ikan.

  • Minyak Alga:

Bagi Mommy yang vegetarian atau tidak makan ikan, minyak alga dapat menjadi alternatif sumber nabati DHA yang efektif karena langsung menyediakan DHA siap pakai oleh tubuh.

  • Kacang-kacangan & Biji-bijian:

Walnut dan biji chia mengandung asam lemak omega-3, namun DHA dari sumber nabati ini umumnya lebih rendah sehingga sebaiknya dikombinasikan dengan sumber lain untuk mencukupi kebutuhan selama hamil.

5 Manfaat DHA untuk ibu hamil dan Janin

Kandungan dalam DHA punya peran penting dalam mendukung tumbuh kembang Si Kecil sekaligus menjaga kesehatan Mommy. Yuk, kenali manfaat utamanya berikut ini:

  • Mendukung Perkembangan Otak Janin:

DHA adalah komponen penting pembentuk jaringan otak janin, terutama di trimester akhir kehamilan. Asupan DHA yang cukup dari ibu terbukti berperan dalam perkembangan fungsi kognitif dan kemampuan belajar anak setelah lahir.

  • Membantu Perkembangan Penglihatan Bayi

DHA adalah nutrisi penting yang membentuk bagian utama mata bayi, terutama retina yang berperan dalam melihat dengan jelas. Jika kebutuhan DHA terpenuhi selama kehamilan, perkembangan penglihatan Si Kecil dapat berlangsung lebih optimal setelah ia lahir (Christifano et al., 2023).

  • Menurunkan Risiko Kelahiran Prematur

Asupan DHA membantu kehamilan bertahan hingga waktu persalinan yang ideal. Jika kebutuhan DHA terpenuhi, risiko bayi lahir terlalu cepat atau prematur bisa lebih rendah, terutama pada Mommy yang sebelumnya kekurangan DHA.

  • Mendukung Kesehatan Jantung Ibu dan Janin

DHA membantu perkembangan sistem yang mengatur kerja jantung bayi sejak dalam kandungan. Jika asupan DHA Mommy tercukupi, detak jantung Si Kecil cenderung berkembang lebih stabil dan teratur selama kehamilan.

  • Membantu Menjaga Mood Ibu Selama dan Setelah Hamil

DHA membantu kerja sistem saraf agar lebih seimbang. Dengan mengonsumsi asupan DHA yang cukup selama kehamilan dapat mendukung kesehatan emosi Mommy, sehingga membantu menjaga suasana hati tetap stabil dan menurunkan risiko perubahan mood berlebihan setelah melahirkan (Hsu et al., 2018).

Dosis DHA yang Aman untuk Ibu Hamil

Banyak Mommy yang ingin tahu berapa banyak DHA yang sebaiknya dikonsumsi selama kehamilan. Berdasarkan rekomendasi para ahli kesehatan, ibu hamil dianjurkan untuk memenuhi asupan sekitar 250-300 mg DHA per hari (Patro-Golab et al., 2024). Jumlah ini tergolong aman dan bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang bayi, terutama bila asupan omega-3 dari makanan sehari-hari masih terbatas.

Kebutuhan DHA tersebut dapat dipenuhi dengan mengonsumsi ikan berlemak rendah merkuri sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Jika Mommy sulit mengonsumsi ikan karena mual, alergi, atau kondisi tertentu, penggunaan suplemen DHA dapat menjadi alternatif, dengan tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan agar dosisnya sesuai dan aman selama kehamilan.

Jaga Nutrisi Selama Kehamilan

Selama hamil, tubuh Mommy membutuhkan beragam nutrisi yang saling melengkapi, tidak hanya satu jenis saja. Agar manfaat DHA bisa bekerja optimal dan energi harian Mommy terpenuhi, pastikan kebutuhan nutrisi berikut juga tercukupi:

  • Asam folat membantu mencegah gangguan pembentukan saraf bayi sejak awal kehamilan.
  • Zat besi membantu mencegah anemia, menjaga stamina Mommy, dan mendukung pembentukan sel darah merah.
  • Kalsium dan vitamin D3 bekerja bersama untuk mendukung pembentukan tulang, gigi, serta pertumbuhan rambut bayi.
  • Cukup minum air putih, idealnya sekitar 2,5-3 liter per hari, agar aliran nutrisi ke janin melalui plasenta tetap lancar.

Dengan nutrisi seimbang, Mommy bisa menjalani kehamilan dengan lebih nyaman sekaligus mendukung tumbuh kembang Mommy secara optimal.

Kesimpulan

Perjalanan menyiapkan kesehatan Si kecil dimulai dari pilihan nutrisi Mommy setiap hari. Asupan DHA yang tercukupi berperan penting dalam mendukung perkembangan otak dan kesehatan mata sejak dalam kandungan. Ketika nutrisi Mommy terpenuhi dengan baik, tumbuh kembang Si Kecil pun dapat berjalan lebih optimal.

Jika Mommy masih ingin memperdalam pemahaman seputar menu yang kaya DHA atau persiapan menyusui sejak masa kehamilan, jangan dipendam sendiri ya, Mommy. Mommy bisa langsung memanfaatkan layanan Konsultasi Menyusui Mom Uung GRATIS 24 jam bersama konselor laktasi kami. Kami siap mendampingi Mommy mulai dari masa kehamilan hingga masa menyusui nanti agar berjalan lancar dan lebih percaya diri. 

Yuk, SAVE artikel ini sebagai referensi edukasi dan SHARE ke sesama Mommy agar semakin banyak yang memahami pentingnya nutrisi selama kehamilan dan menyusui!

Referensi:

  • Basak, S., Mallick, R., & Duttaroy, A. K. (2020). Maternal Docosahexaenoic Acid Status during Pregnancy and Its Impact on Infant Neurodevelopment. Nutrients, 12(12), 3615. Diakses pada 20 Januari 2026. https://doi.org/10.3390/nu12123615 
  • Christifano, D. N., Chollet-Hinton, L., Mathis, N. B., Gajewski, B. J., Carlson, S. E., Colombo, J., & Gustafson, K. M. (2023). DHA Supplementation During Pregnancy Enhances Maternal Vagally Mediated Cardiac Autonomic Control in Humans. The Journal of nutrition, 152(12), 2708–2715. Diakses pada 20 Januari 2026. https://doi.org/10.1093/jn/nxac178 
  • Mayo Clinic (2022). Diseases & Conditions. Postpartum depression. Diakses pada 20 Januari 2026. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/postpartum-depression/symptoms-causes/syc-20376617 
  • Patro-Golab, B., Zalewski, B. M., Kammermeier, M., Schwingshackl, L., Koletzko, B., & IUNS Task Force on Dietary Fat Quality (2024). Current Guidelines on Fat Intake in Pregnant and Lactating Women, Infants, Children, and Adolescents: A Scoping Review. Annals of nutrition & metabolism, 80(1), 1–20. Diakses pada 20 Januari 2026. https://doi.org/10.1159/000535527 
Share.

Momin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.

Butuh Bantuan atau Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Produk & Program Mom Uung?

Kami siap membantu! Jika Mommy punya pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut tentang produk ibu & bayi, ASI booster, serta program komunitas Mom Uung, tim Mom Uung Care siap memberikan informasi dan dukungan terbaik untuk Mommy.

📱
Install Mom Uung App Akses lebih cepat & nyaman
Exit mobile version