Ditulis oleh:
Direview oleh:

Momuung.co.idMelihat bayi tidur nyenyak memang menenangkan, tapi wajar kalau Mommy masih sering khawatir dan mengecek napas si Kecil, terutama di malam hari. Rasa waswas soal posisi tidur dan keamanannya adalah hal yang sangat umum dialami ibu baru. 

Sebagai langkah awal, penting untuk memahami aturan tidur aman untuk bayi, termasuk risiko SIDS. Posisi tidur yang benar bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga bagian penting dari menjaga keselamatan si Kecil saat tidur. 

Yuk, pelajari posisi tidur yang perlu dihindari dan cara menciptakan lingkungan tidur yang aman, supaya Mommy bisa lebih tenang saat si Kecil terlelap. Buibu, baca sampai selesai, ya!

Apa itu SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)?

Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS adalah kematian bayi secara mendadak, paling sering saat bayi sedang tidur. Kondisi ini berkaitan dengan belum matangnya sistem otak yang mengatur pernapasan dan respons bangun dari tidur. 

Lingkungan dan posisi tidur yang kurang aman bisa membuat napas bayi terhambat atau menyebabkan bayi menghirup kembali udara yang sudah diembuskan. Penelitian menunjukkan bahwa pengaturan posisi tidur yang aman merupakan faktor penting dan dapat dicegah untuk menurunkan risiko SIDS (Moon et al., 2022). 

5 Posisi Tidur yang Bahayakan Keselamatan Bayi

Banyak Mommy yang mungkin belum tahu kalau beberapa posisi atau kebiasaan tidur berikut ini sangat berisiko:

  • Tidur Tengkurap (Stomach Sleeping) 

Posisi tengkurap membuat wajah bayi lebih dekat dengan permukaan kasur, sehingga aliran udara bisa menjadi kurang optimal. Posisi ini rentan meningkatkan risiko kematian bayi terkait tidur (Moon et al., 2022).

Bayi tidur dengan posisi tengkurap
  • Tidur Menyamping (Side Sleeping)

Posisi tidur menyamping memang terlihat nyaman, tetapi posisinya kurang stabil karena dapat menyebabkan bayi mudah terguling ke tengkurap tanpa disadari sehingga tidak direkomendasikan sebagai posisi tidur utama. 

  • Tidur di Permukaan yang Terlalu Empuk

Kasur empuk, sofa, atau bantal besar dapat menyesuaikan bentuk tubuh bayi dan berisiko mengganggu pernapasan jika wajah bayi tertekan ke permukaan (Perrone et al., 2021).

  • Banyak Benda di Sekitar Tempat Tidur

Kehadiran bantal, selimut tebal, atau boneka di dekat bayi dapat menutup wajah. 

  • Tidur Lama di Car Seat atau Stroller

Posisi duduk dalam waktu lama dapat membuat kepala bayi menunduk ke dada, padahal otot leher bayi masih belum kuat. Posisi ini dapat mempersempit saluran napas, sehingga car seat sebaiknya digunakan hanya untuk perjalanan, bukan sebagai tempat tidur utama (Perrone et al., 2021).

Panduan Posisi Tidur Bayi yang Benar dan Aman

Agar Mommy bisa tidur lebih tenang, pastikan aturan tidur aman berikut ini diterapkan sebagai bagian dari tips ibu menyusui:

  • Tidur Telentang

Posisi telentang adalah posisi tidur paling aman untuk bayi. Posisi ini membantu menjaga jalan napas tetap terbuka dan efektif untuk menurunkan risiko kematian bayi terkait tidur. 

Posisi tidur bayi telentang
  • Gunakan Kasur yang Rata dan Kokoh

Alas tidur yang datar dengan sprei terpasang rapi membantu bayi mempertahankan posisi tidur yang stabil dan aman. 

  • Room-Sharing tanpa Bed-Sharing

Room-sharing memudahkan Mommy memantau bayi, sementara tidur di box atau bassinet sendiri menjaga bayi tetap aman selama tidur. 

  • Jauhkan Benda Lunak dari Tempat Tidur

Pastikan tempat tidur bayi bebas dari bantal, guling, selimut tebal, bumper box, boneka. Area tempat tidur yang kosong dan sederhana terbukti paling aman untuk bayi. 

  • Lakukan Tummy Time Saat Bayi Bangun

Saat terjaga dan diawasi, tummy time membantu menguatkan otot leher dan bahu serta mendukung perkembangan motorik, tanpa mengganggu keamanan tidur telentang.

Hubungan Posisi Tidur yang Aman dan Menyusui dengan Nyaman

Tahukah Mommy? Menyusui secara eksklusif ternyata membantu menurunkan risiko SIDS. Karena itu, penting bagi Mommy untuk tetap menyusui dengan posisi yang aman, terutama saat malam hari.

Penelitian menunjukkan bahwa menyusui sambil duduk di kursi empuk atau sofa berisiko jika ibu tertidur tanpa sengaja. Setelah selesai menyusu, bayi sebaiknya segera dipindahkan kembali ke tempat tidurnya sendiri agar tetap aman (Moon et al., 2022).

Kesimpulan

Keselamatan tidur bayi adalah prioritas utama. Dengan membiasakan bayi tidur dengan posisi yang aman di kasur yang rata dan kokoh, serta menjaga area tidur tetap kosong dari benda apa pun, Mommy sudah memberikan perlindungan terbaik sejak dini.

Mengatur jadwal tidur dan menyusui memang bisa sangat melelahkan ya, Mommy. Wajar kalau Mommy butuh teman diskusi untuk memastikan semuanya berjalan dengan nyaman. Mommy bisa memanfaatkan layanan Konsultasi Menyusui Mom Uung GRATIS 24 Jam. Tim konselor siap mendampingi Mommy seputar perawatan newborn dan tips menyusui agar Mommy lebih tenang dan percaya diri.

Yuk, simpan artikel ini sebagai panduan, dan bagikan ke Mommy lainnya supaya makin banyak bayi bisa tidur dengan nyaman. 

Referensi: 

  • Moon, R. Y., Carlin, R. F., Hand, I., & TASK FORCE ON SUDDEN INFANT DEATH SYNDROME AND THE COMMITTEE ON FETUS AND NEWBORN (2022). Sleep-Related Infant Deaths: Updated 2022 Recommendations for Reducing Infant Deaths in the Sleep Environment. Pediatrics, 150(1), e2022057990. Diakses pada 5 Februari 2026. https://doi.org/10.1542/peds.2022-057990 
  • Perrone, S., Lembo, C., Moretti, S., Prezioso, G., Buonocore, G., Toscani, G., Marinelli, F., Nonnis-Marzano, F., & Esposito, S. (2021). Sudden Infant Death Syndrome: Beyond Risk Factors. Life (Basel, Switzerland), 11(3), 184. Diakses pada 5 Februari 2026. https://doi.org/10.3390/life11030184 
  • Priyadarshi, M., Balachander, B., & Sankar, M. J. (2022). Effect of sleep position in term healthy newborns on sudden infant death syndrome and other infant outcomes: A systematic review. Journal of global health, 12, 12001. Diakses pada 5 Februari 2026. https://doi.org/10.7189/jogh.12.12001 

 

Ditulis oleh: Elsa Yuni Kartika

Ditinjau ulang oleh: dr. Natasya Ayu Andamari, Sp.A

Nilai rata-rata 0 / 5. Jumlah vote: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Share.

Momin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.

Butuh Bantuan atau Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Produk & Program Mom Uung?

Kami siap membantu! Jika Mommy punya pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut tentang produk ibu & bayi, ASI booster, serta program komunitas Mom Uung, tim Mom Uung Care siap memberikan informasi dan dukungan terbaik untuk Mommy.

📱
Install Mom Uung App Akses lebih cepat & nyaman
Exit mobile version