Ditulis oleh:

Momuung.co.idBOGOR, 5 Februari 2026 – Guna mengupas tuntas pentingnya kredibilitas ilmiah dan kepatuhan regulasi pada produk ibu dan anak, IPB University menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akademisi, serta Mom Uung dalam konferensi bertajuk “Gotong Royong Nutrisi: Peran Akademisi, Regulasi, dan Industri dalam Menjaga Gizi Ibu & Anak”. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas memilih produk nutrisi serta menghindari fenomena overclaim (klaim berlebihan yang marak di pasaran. 

Membuka acara tersebut, Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc, Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Marketing IPB University, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para mitra dan regulator. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan kesehatan nasional.

“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada perwakilan dari PT. Suprasari Lestari serta Bapak-Ibu sekalian yang telah hadir. IPB memiliki visi yang sejalan dengan Mom Uung, yaitu mendekatkan industri, akademisi, regulator, dan praktisi untuk bekerja sama menyelesaikan persoalan bangsa, khususnya di bidang gizi, kesehatan, dan pangan yang menjadi concern utama pemerintah saat ini,” ujar Dr. Alfian.

Dr. Alfian juga menambahkan bahwa IPB berkomitmen menyediakan dukungan bahan baku berkualitas bagi industri. “Kami memiliki konsep untuk menyuplai kebutuhan industri melalui hilirisasi hasil riset dan fabrikasi internal kami, guna memastikan standar bahan baku yang unggul,” tambahnya.

Konferensi IPB bersama Mom Uung

Kepala BPOM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra S.Farm., M.S.I., memaparkan bahwa BPOM berkomitmen penuh mendukung pemenuhan gizi ibu dan anak melalui pengawasan ketat. BPOM menyoroti masalah di lapangan terkait maraknya produk tanpa izin edar atau iklan yang menyesatkan. 

“Kami berdiri di tengah untuk memastikan masyarakat sehat dan pelaku usaha tetap tumbuh secara jujur. BPOM akan memperketat pengawasan post-market guna menjaga agar tidak ada brand yang memproduksi produk overclaim. Di sisi lain, kami mempermudah registrasi bagi produk pangan fungsional yang memiliki bukti medis kuat agar produsen lokal dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung program HPK,” jelas Jeffeta. 

Menanggapi kebutuhan tersebut, dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI selaku Medical Doctor Mom Uung, menjelaskan bahwa setiap inovasi Mom Uung lahir dari empati terhadap perjuangan ibu yang sering merasa lapar dan butuh asupan gizi tambahan saat hamil maupun menyusui.

“Ibu hamil dan menyusui itu memang cenderung sering ngerasa lapar karena kebutuhan kalorinya meningkat drastis. Itu kenapa camilannya nggak boleh sembarangan. Mom Uung hadir menyediakan camilan yang bukan sekadar pengenyang, tapi nutrisi fungsional yang aman. Produk kami, salah satunya susu Mylkflow, dibuat dengan tinggi protein yang bahkan lebih tinggi dari sebutir telur, dan yang terpenting kandungannya non-alergen. Kami sangat tegas untuk tidak menggunakan pemanis buatan seperti sucralose maupun maltodextrin, karena berdasarkan penelitian terbaru, bahan-bahan tersebut dapat bereaksi kurang baik untuk kesehatan ibu dan janin,” ungkap dr. Elizabeth.

dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI selaku Medical Doctor Mom Uung

dr. Elizabeth juga menegaskan bahwa setiap produk Mom Uung telah melalui proses kurasi bahan baku yang ketat, diproduksi di pabrik bersertifikasi lengkap, dan klaimnya selalu didasarkan pada data riset yang jujur agar tidak menyesatkan masyarakat.

Dari perspektif akademisi, Prof. Dr. Ir. Rizal Damanik, MRepSc., pakar nutrisi dari IPB University, menjelaskan secara teknis bagaimana bahan baku lokal seperti Daun Kelor dan Ikan Gabus bekerja secara alami meningkatkan kualitas ASI

“Peran akademisi adalah memastikan manfaat yang dirasakan konsumen didukung oleh metodologi penelitian yang benar. Kami di IPB siap mendukung riset mendalam agar industri tetap berjalan pada koridor ilmiah. Kolaborasi ini memastikan bahwa apa yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui benar-benar memberikan dampak nyata bagi kecukupan gizi bayi,” ujar Prof. Rizal.

Konferensi ini menegaskan bahwa menjaga gizi ibu dan anak adalah tanggung jawab bersama. Seluruh pihak sepakat bahwa solusi utama bagi ibu hamil dan menyusui adalah kesadaran gizi yang tinggi. Mom Uung berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang aman dan berkualitas tinggi, serta melanjutkan layanan konsultasi menyusui gratis 24 jam untuk mendampingi perjalanan setiap ibu di Indonesia. 

Nilai rata-rata 4.8 / 5. Jumlah vote: 67

No votes so far! Be the first to rate this post.

Share.

Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.

Kami siap membantu! Jika Mommy punya pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut tentang produk ibu & bayi, ASI booster, serta program komunitas Mom Uung, tim Mom Uung Care siap memberikan informasi dan dukungan terbaik untuk Mommy.

📱
Install Mom Uung App Akses lebih cepat & nyaman
Exit mobile version