Ditulis oleh:
Direview oleh:
Showing 1 of 6

Momuung.co.idMenyusui bukan hanya tentang memberi makan bayi. Di dalam setiap tetes ASI, ada nutrisi, antibodi, hormon, dan ikatan emosional yang membantu Si Kecil tumbuh sehat sejak hari pertama kehidupan.

Namun, perjalanan menyusui tidak selalu mudah. Banyak Mommy bertanya:

  • Kenapa ASI belum keluar setelah melahirkan?
  • Berapa kebutuhan ASI newborn?
  • Bagaimana cara meningkatkan Produksi asi?
  • Apakah normal jika bayi sering menyusu (cluster feeding)?
  • Bolehkah ibu menyusui minum kopi?

Tenang, Mommy tidak sendirian. Artikel ini akan menjadi panduan lengkap ASI & menyusui dari lahir hingga 6 bulan, mencakup:

  • Pengertian dan kandungan ASI
  • Cara kerja produksi ASI
  • Cara memperbanyak ASI secara alami
  • Makanan & ASI Booster
  • Masalah umum menyusui dan solusinya
  • Kebutuhan ASI bayi berdasarkan usia
  • Panduan memompa & menyimpan ASIP

Tujuannya sederhana: agar Mommy lebih percaya diri, lebih tenang, dan lebih siap menjalani fase emas 6 bulan pertama kehidupan Si Kecil.


1. Pengertian ASI & Kandungan Gizinya

ASI (Air Susu Ibu) adalah cairan biologis yang diproduksi oleh kelenjar payudara setelah melahirkan. ASI dirancang secara alami untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya.

Tidak ada susu formula yang bisa meniru kompleksitas komposisi ASI sepenuhnya.

Apa Saja Kandungan dalam ASI?

ASI mengandung:

  • Protein whey & kasein → mudah dicerna bayi
  • Lemak esensial (DHA & ARA) → mendukung perkembangan otak
  • Laktosa → sumber energi utama
  • Antibodi (IgA) → melindungi dari infeksi
  • Enzim & hormon → membantu pencernaan dan metabolisme
  • Sel imun hidup → perlindungan alami

Itulah mengapa WHO merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama tanpa tambahan makanan atau minuman lain.

Selain untuk bayi, menyusui juga memberi manfaat bagi ibu, seperti membantu kontraksi rahim, menurunkan risiko kanker payudara, serta membantu pemulihan pasca melahirkan.

👉 Baca selanjutnya di:


2. Kolostrum: ASI Pertama yang Paling Berharga

Pada 1–3 hari pertama setelah melahirkan, tubuh ibu memproduksi kolostrum, yaitu ASI pertama yang berwarna kekuningan dan lebih kental.

Walaupun jumlahnya sedikit, kolostrum sangat padat nutrisi dan kaya antibodi.

Mengapa Kolostrum Penting?

Kolostrum sering disebut sebagai “vaksin alami pertama bayi” karena:

  • Mengandung antibodi tinggi
  • Melapisi saluran pencernaan bayi
  • Mengurangi risiko infeksi
  • Membantu pengeluaran mekonium (tinja pertama bayi)
  • Menurunkan risiko bayi kuning

Banyak Mommy khawatir karena kolostrum keluar sedikit. Padahal, ukuran lambung bayi baru lahir sangat kecil—sekitar sebesar kelereng—sehingga kolostrum yang sedikit justru sudah cukup.

Memberikan kolostrum sejak awal, terutama melalui Inisiasi Menyusu Dini (IMD), sangat membantu memperlancar produksi ASI selanjutnya.

👉 Baca selanjutnya di:

Showing 1 of 6
Share.

Mimo adalah bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berfokus untuk mendampingi para ibu menyusui di seluruh Indonesia melalui informasi yang akurat, empatik, dan mudah dipahami. Dengan semangat “Sahabat Pejuang ASI”, Mimo berbagi wawasan seputar laktasi, nutrisi ibu dan bayi, serta tips menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa menyusui. Setiap tulisan Mimo terinspirasi dari pengalaman nyata ibu-ibu Indonesia yang berjuang memberikan ASI terbaik bagi buah hatinya.

Butuh Bantuan atau Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Produk & Program Mom Uung?

Kami siap membantu! Jika Mommy punya pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut tentang produk ibu & bayi, ASI booster, serta program komunitas Mom Uung, tim Mom Uung Care siap memberikan informasi dan dukungan terbaik untuk Mommy.

📱
Install Mom Uung App Akses lebih cepat & nyaman
Exit mobile version