Momuung.co.id – Momen mudik Lebaran selalu dinanti. Namun bagi ibu menyusui, perjalanan jauh sering memunculkan kekhawatiran. Takut ASI berkurang karena lelah, bingung menyusui di kendaraan, hingga cemas menyimpan ASI perah dengan aman adalah hal yang wajar.
Kabar baiknya, perjalanan jauh tidak menghalangi keberhasilan menyusui eksklusif. Dengan persiapan yang tepat dan mengikuti prinsip kesehatan yang benar, Mommy tetap bisa menjaga produksi dan kualitas ASI selama mudik.
1. Pastikan Teknik Menyusui Tetap Benar
Walau menyusui di mobil, kereta, atau pesawat, posisi tetap harus nyaman. Gunakan bantal kecil atau tas sebagai penyangga agar punggung tidak tegang.
Perhatikan pelekatan:
- Mulut bayi terbuka lebar
- Sebagian besar area gelap di sekitar puting masuk ke dalam mulut
- Tidak terasa nyeri saat menyusui
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, pelekatan yang benar membantu payudara kosong dengan optimal dan merangsang produksi ASI secara alami. Jika payudara tidak kosong sempurna, produksi bisa menurun.
2. Disiplin Manajemen ASI Perah Saat Mudik
Bagi Mommy yang memerah ASI, jadwal pumping perlu dijaga sesuai dengan yang telah Mommy lakukan seperti biasa atau disesuaikan kembali seperti anjuran dokter maupun konselor menyusui. Jangan menunggu payudara terasa penuh atau nyeri ya, Mommy.
Selama perjalanan:
- Simpan ASI di dalam cooler bag dengan ice gel yang cukup
- Hindari membuka tutup wadah terlalu sering
- Setibanya di tujuan, segera pindahkan ke lemari es
Kebersihan tangan dan alat pompa juga wajib diperhatikan untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Baca Juga: 3 Posisi Menyusui yang Salah Ini Bikin Bayi Tidak Nyaman dan Puting Lecet
3. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Mendukung
Pilih pakaian yang menyerap keringat dan memiliki akses menyusui yang mudah. Kenyamanan fisik membantu tubuh lebih rileks.
Saat Mommy merasa tenang, hormon yang membantu pengeluaran ASI bekerja lebih optimal. Sebaliknya, stres dan ketegangan dapat memengaruhi kelancaran aliran ASI.
4. Jaga Hidrasi dan Asupan Gizi
Perjalanan panjang sering membuat tubuh cepat lelah dan kurang cairan. Padahal ibu menyusui membutuhkan asupan lebih banyak dibandingkan saat tidak menyusui.
Pastikan:
- Minum sekitar 2–3 liter air per hari
- Konsumsi sumber protein seperti telur, ikan, daging, atau kacang-kacangan
- Pilih makanan bergizi seimbang
Dalam prinsip gizi ibu menyusui yang dirangkum dalam literatur Ilmu Gizi, kebutuhan energi dan cairan meningkat untuk mendukung produksi ASI dan menjaga stamina ibu.
Baca Juga: 7 Tips Menyusui Bayi Pilek agar Tetap Nyaman
5. Siapkan Dukungan Tambahan Jika Diperlukan
Saat aktivitas meningkat seperti mudik, sebagian ibu merasa produksi ASI menurun karena kelelahan. Jika diperlukan, Mommy bisa mempertimbangkan dukungan nutrisi tambahan.
ASI Booster Mom Uung mengandung:
- Ekstrak ikan gabus 200 mg
- Ekstrak daun katuk 100 mg
- Ekstrak daun kelor 100 mg
Kombinasi ini diperkuat dengan jurnal penelitian internasional yang menunjukkan manfaat dalam membantu menjaga kuantitas dan kualitas ASI. Konsumsi 2 kapsul per hari dapat membantu menjaga stamina dan mendukung kelancaran produksi ASI selama aktivitas padat.
Mudik bukan alasan untuk menghentikan atau mengurangi pemberian ASI eksklusif. Dengan teknik menyusui yang benar, manajemen ASI perah yang disiplin, hidrasi cukup, dan dukungan nutrisi yang tepat, Mommy tetap bisa menjaga ASI lancar selama perjalanan.
Perjalanan nyaman, Mommy tetap fit, dan kebutuhan si Kecil tetap terpenuhi dengan optimal.
Referensi:
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. Bagaimana menyusui dengan benar?. Diakses pada 3 Maret 2026. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/bagaimana-menyusui-dengan-benar
- Research Gate. Prinsip Gizi pada Ibu Menyusui. Diakses pada 3 Maret 2026. https://www.researchgate.net/profile/Listrianah-Listrianah/publication/374418462_E-Book_ILMU_GIZI/links/651cd24dd717ef1293c8f88e/E-Book-ILMU-GIZI.pdf#page=130
