Menyimpan dan memberikan ASI perah (ASIP) memang menjadi solusi praktis bagi ibu menyusui. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang tanpa disadari bisa merusak kualitas ASI, bahkan membahayakan kesehatan bayi. Yuk, simak empat kesalahan yang perlu dihindari!
1. Mengocok ASIP dengan Kuat
Banyak ibu secara refleks mengocok botol ASIP seperti mengocok minuman biasa. Padahal, cara ini dapat merusak sel-sel penting, enzim, serta antibodi alami dalam ASI.
- π« Mengocok ASIP = menurunkan kualitas ASI
- β Jika ingin mencampurkan lemak yang terpisah, cukup putar perlahan atau goyangkan pelan botol dengan gerakan melingkar.
2. Membekukan Kembali ASIP yang Sudah Cair
ASI yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan ulang. Jika tidak segera digunakan, kualitasnya akan menurun drastis.
- ASIP yang dicairkan sebaiknya diberikan ke bayi dalam waktu maksimal 2 jam.
- Jika sudah lebih dari 24 jam di chiller dan belum digunakan, ASIP harus dibuang.
β οΈRisiko jika diberikan ke bayi:
– Diare
– Muntah
– Demam
– Infeksi serius seperti meningitis atau sepsis
3. Menyimpan ASIP Langsung ke Freezer
Menyimpan ASI yang baru diperah langsung ke freezer dari suhu ruangan dapat menyebabkan penurunan kualitas nutrisi.
β Tips penyimpanan yang benar:
- Setelah diperah, simpan dulu di chiller (lemari es bawah) minimal 1 jam.
- Baru kemudian dipindahkan ke freezer bagian dalam untuk penyimpanan jangka panjang.
- Selalu beri label tanggal dan jam pada setiap kantong ASI.
Panduan Penyimpanan ASI
| Tempat | Suhu | Durasi | Keterangan |
| Meja | Suhu ruangan (max. 25Β°C) | 6β8 jam | Wadah harus ditutupi dan dijaga sedingin mungkin, bila perlu dibalut dengan handuk dingin. |
| Cooler bag tertutup | -15 β 4Β°C | 24 jam | Pastikan es batu menyentuh wadah ASI sepanjang waktu, hindari membuka cooler bag. |
| Lemari es | 4Β°C | 5 hari | Simpan ASI pada bagian belakang lemari es. |
| Freezer dengan lemari es 1 pintu | -15Β°C | 2 minggu | Simpan ASI pada bagian belakang freezer di mana suhu lebih stabil. Tidak disarankan disimpan lebih lama karena kandungan mulai terdegradasi. |
| Freezer dengan lemari es 2 pintu | -18Β°C | 3β6 bulan | ASI dapat disimpan lebih lama, namun kualitas gizi bisa menurun seiring waktu. |
| Freezer dengan pintu di atas | -20Β°C | 6β12 bulan | Penyimpanan jangka panjang memungkinkan, tetapi kualitas tetap berangsur menurun. |
4. Menghangatkan ASIP dengan Suhu Tinggi
Menghangatkan ASI di atas kompor atau dengan microwave berbahaya karena dapat merusak nutrisi dan antibodi penting.
β Cara aman menghangatkan ASIP:
- Gunakan wadah tertutup.
- Rendam kantong atau botol ASI dalam air hangat (Β±37Β°C).
- Cukup 1β2 menit, jangan terlalu lama.
Kesimpulan
ASI perah adalah βcairan emasβ bagi bayi, tetapi kualitasnya sangat bergantung pada cara ibu menyimpan dan mengolahnya. Dengan menghindari empat kesalahan di atas, ibu bisa memastikan si kecil tetap mendapatkan nutrisi terbaik dari ASI.
Sumber:
1. Academy of Breastfeeding Medicine. (2017). ABM Clinical Protocol #8: Human Milk Storage Information for Home Use for Full-Term Infants, Revised 2017. Breastfeeding Medicine, 12(7), 390β395. https://doi.org/10.1089/bfm.2017.29047.ajp
- Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Proper Storage and Preparation of Breast Milk. U.S. Department of Health & Human Services. https://www.cdc.gov/breastfeeding/breast-milk-preparation-and-storage






