
Mommy, jangan cuma fokus sama merk atau jenis pompa aja ya. Sparepart pompa ASI juga butuh perhatian khusus! Banyak Mommy yang rajin pumping, tapi produksi ASI makin turun, padahal penyebabnya cuma satu: sparepart udah aus tapi belum diganti.
Kenapa Harus Diganti Rutin?
- Daya Hisap Bisa Turun Tanpa Disadari
Valve dan membran yang sudah longgar bikin hisapan jadi lemah. Mommy mungkin nggak sadar, tapi lama-lama payudara nggak terkosongkan sempurna. Akibatnya? Produksi ASI makin turun! -
Bakteri Suka βNumpang Tinggalβ di Spare Part Lama
Sparepart yang sudah dipakai berbulan-bulan bisa menyimpan bakteri, apalagi kalau ada bagian yang sobek, retak, atau sulit dibersihkan. Ini bisa pengaruh ke kualitas ASI yang Mommy berikan ke si kecil. -
Risiko Clog dan Mastitis Meningkat
Pompa yang gak maksimal bisa bikin ASI numpuk di payudara. Ujung-ujungnya bisa sumbatan, nyeri, bahkan infeksi. Nggak mau dong Mommy sakit pas lagi nyusuin?
Mommy Harus Tahu Kapan Gantinya:
- Duckbill atau Valve: Tiap 1β2 bulan, apalagi kalau sering dipakai
- Selang (tubing): Tiap 3β6 bulan atau kalau mulai berembun
- Corong (flange): Kalau mulai longgar, retak, atau gak nyaman
- Membran & bagian karet lainnya: Tiap 1β3 bulan tergantung pemakaian
Tips dari Mommy ke Mommy:
- Selalu punya spare cadangan. Jangan tunggu rusak dulu baru beli!
- Cuma pakai sparepart original atau yang benar-benar kompatibel.
- Cuci dan keringkan dengan benar. Jangan asal bilas ya, Mommy.
Ingat ya Mommy, mesin pompa bisa awet, tapi sparepart-nya ada umurnya! Kalau pengen ASI tetap deras dan pumping nyaman, jangan pelit ganti sparepart. Ini investasi buat si kecil juga






