
Momuung.co.id – Lebaran identik dengan rumah ramai, banyak orang datang, suara lebih keras dari biasanya, dan jadwal yang berubah. Bagi orang dewasa, ini menyenangkan. Tapi bagi bayi dan balita, kondisi ini bisa terasa melelahkan.
Tidak heran kalau anak rewel saat silaturahmi Lebaran. Mommy tidak perlu merasa malu atau panik. Rewel adalah respons alami ketika anak merasa lelah atau tidak nyaman.
Yuk, pahami penyebabnya dan cara mengatasinya dengan langkah yang tepat.
Secara medis, bayi dan balita memiliki kemampuan adaptasi yang masih terbatas. Beberapa penyebab umumnya:
Suara keras, banyak wajah baru, lampu terang, dan sering digendong orang berbeda bisa membuat sistem saraf anak kewalahan. Saat sudah terlalu lelah secara sensorik, anak biasanya menangis atau tantrum.
Perubahan jadwal karena berpindah-pindah rumah saudara sering membuat jam tidur siang terlewat. Padahal, kurang tidur adalah pemicu utama anak menjadi lebih sensitif dan mudah marah.
Anak yang lapar atau terlambat makan cenderung lebih rewel. Gula darah yang turun bisa membuat suasana hati cepat berubah.
Bayi merasa aman dengan rutinitas dan suasana yang familiar. Tempat baru bisa membuatnya merasa tidak nyaman.
Baca Juga: 7 Tips Menyusui Bayi Pilek agar Tetap Nyaman dan Anti Rewel
Berikut langkah praktis yang bisa Mommy terapkan:
Usahakan anak tetap tidur siang di jam biasanya, meski sedang di rumah saudara. Mintalah ruangan yang tenang selama 1–2 jam. Tidur cukup membantu menstabilkan emosi dan energi anak.
Mainan kesayangan, selimut, atau buku cerita bisa memberi rasa aman. Benda yang familiar membantu anak merasa lebih nyaman di tempat baru.
Jika anak mulai mengucek mata, memalingkan wajah, atau merengek, segera ajak ke tempat yang lebih sepi. Mengurangi rangsangan lebih awal bisa mencegah tantrum besar.
Terlalu sering digendong orang berbeda bisa membuat anak tidak nyaman. Mommy boleh dengan sopan membatasi agar anak tidak semakin lelah.
Anak bisa merasakan emosi orang tuanya. Jika Mommy panik atau tegang, anak cenderung ikut tidak tenang. Tarik napas perlahan dan fokus pada kebutuhan si Kecil.
Baca Juga: Rekomendasi Baju Lebaran Busui-Friendly
Menghadapi anak rewel saat Lebaran tentu menguras tenaga. Kurang istirahat dan stres bisa memengaruhi kondisi tubuh Mommy. Jika Mommy menyusui, kelelahan berlebihan juga dapat memengaruhi produksi ASI.
Karena itu, selain mengatur ritme anak, Mommy juga perlu menjaga stamina.
Agar tetap fit dan produksi ASI tetap optimal, Mommy bisa mempertimbangkan dukungan tambahan seperti:

ASI Booster Mom Uung mengandung bahan-bahan alami, seperti:
Kombinasi ini telah diperkuat dengan jurnal penelitian internasional yang menunjukkan manfaat dalam membantu meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI.
Cukup dikonsumsi 2 kapsul sehari untuk membantu menjaga stamina dan kelancaran produksi ASI, terutama saat aktivitas meningkat seperti momen Lebaran.
Nutrisi yang cukup membantu Mommy tetap bertenaga, sehingga proses menyusui tetap nyaman dan si Kecil merasa lebih tenang setelah menyusu.
Anak rewel saat Lebaran adalah hal yang wajar. Biasanya dipicu oleh kelelahan, perubahan jadwal, atau terlalu banyak rangsangan.
Dengan menjaga jadwal tidur, membawa barang favorit, membatasi paparan keramaian, dan tetap tenang, Mommy bisa membantu si Kecil merasa lebih nyaman.
Dan jangan lupa, jaga kondisi tubuh Mommy juga. Saat Mommy sehat dan tenang, suasana Lebaran pun bisa dinikmati dengan lebih hangat dan tanpa drama 🤍
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.