Momuung.co.id – Menghitung hari menuju HPL (Hari Perkiraan Lahir) menjadi momen menegangkan bagi sebagian besar calon ibu baru. Ada rasa bahagia karena sebentar lagi bakal peluk Si Kecil, tapi nggak dipungkiri rasa nervous juga sering muncul. Salah satu kunci supaya Mommy bisa menjalani proses melahirkan dengan lebih tenang dan percaya diri adalah dengan persiapan yang matang, termasuk menyiapkan Hospital bag atau tas persalinan.
Bayangkan kalau tas sudah siap, saat gelombang cinta itu datang, Mommy dan Ayah tinggal grab and go ke rumah sakit tanpa perlu drama bongkar lemari lagi. Yuk, disimak lebih lengkap penjelasannya, terutama untuk ibu yang baru mengalami Kehamilan pertama. Buibu, baca sampai selesai, ya!
Kapan Waktu Terbaik Mulai Packing?
Perencanaan yang matang sangat penting supaya Mommy tidak kehilangan momen krusial dan bisa mempersiapkannya dengan santai tanpa stres. Waktu ideal untuk mulai mencicil isi hospital bag adalah saat kehamilan memasuki minggu ke-32 hingga ke-36. Tapi, mencicil dan mempersiapkan barang-barang ini sejak awal trimester ketiga juga lebih baik, Mom!
4 Kategori Utama Checklist Hospital Bag
Biar nggak berantakan, kita bagi isi tas menjadi empat kategori penting ya, Mom:
1. Dokumen Penting
Ini merupakan barang yang wajib dibawa saat Mommy pergi ke rumah sakit. Masukkan dokumen ini ke dalam satu amplop besar atau map agar mudah ditemukan Ayah:
- KTP Mommy & Ayah, Kartu Keluarga (KK), dan Buku Nikah.
- Kartu BPJS atau asuransi lainnya.
- Buku KIA/Hasil pemeriksaan kehamilan terakhir.
- Fotokopi dokumen penting sebagai cadangan.
2. Perlengkapan untuk Ibu
Kenyamanan Mommy adalah prioritas. Bawa barang-barang yang membuat Mommy merasa rileks:
- Pakaian: Baju ganti longgar dengan kancing depan (busui friendly), celana dalam secukupnya, 2-3 bra menyusui, kaus kaki, daster/piyama, dan baju untuk pulang.
- Perawatan Diri: Alat mandi (sikat gigi, sabun, sampo), pelembap kulit, lip balm (bibir sering kering di ruang AC), dan ikat rambut.
- Kebutuhan Nifas: Pembalut nifas, breast pad, dan handuk.
- Gadget: Ponsel, charger, dan power bank.
3. Perlengkapan untuk Bayi
Meski biasanya rumah sakit menyediakan beberapa keperluan dasar, Mommy tetap perlu membawa:
- 3-4 set baju bayi newborn (pilih bahan katun yang lembut).
- Popok sekali pakai khusus newborn.
- Topi bayi, sarung tangan, dan kaus kaki.
- Kain bedong, selimut bayi, dan handuk lembut.
4. Perlengkapan untuk Pendamping (Ayah/Keluarga)
Ayah juga butuh tenaga untuk siaga! Pastikan Ayah membawa baju ganti, alat mandi, camilan, dan jaket agar tetap hangat saat menemani Mommy di ruang perawatan.
Isi Hospital Bag yang Sering Terlupakan
Seringkali kita fokus pada barang besar, tapi lupa pada hal-hal kecil yang sangat membantu, Mom:
- Kantong Plastik: Gunakan untuk memisahkan baju kotor agar tas tetap rapi.
- Uang Receh/Koin: Penting untuk kebutuhan darurat kecil atau biaya parkir.
- Cara Packing: Gulung baju (bukan dilipat) untuk menghemat ruang dan gunakan wadah travel size untuk peralatan mandi.
- Sistem 2 Tas: Pisahkan satu tas khusus dokumen dan satu tas lagi untuk Perlengkapan bayi agar Ayah lebih mudah mencarinya saat dibutuhkan cepat.
Lengkapi Perjalanan MengASIhi Mommy
Mommy, selain menyiapkan tas fisik, menyiapkan “bekal” dari dalam tubuh juga nggak kalah penting lho. Kami mengerti bahwa terkadang nutrisi harian yang lengkap cukup sulit dipenuhi hanya dari makanan utama saja, apalagi dengan nafsu makan yang berubah-ubah menjelang persalinan.
Sebagai bentuk kasih sayang untuk membantu Mommy lebih siap menyambut Si Kecil, produk Mom Uung hadir menemani langkah awal Mommy:
- ASI Booster Mom Uung: Rasa khawatir ASI belum keluar setelah melahirkan adalah hal yang sering dirasakan Mommy. Untuk menemani proses alami tubuh agar lebih siap menyusui, ASI Booster Mom Uung dapat menjadi pelengkap asupan harian. Dengan kandungan ikan gabus, Daun Katuk, dan Daun Kelor yang telah diteliti membantu mendukung produksi serta kualitas ASI, Mommy sudah bisa mulai mengonsumsinya sejak trimester 3 agar proses mengASIhi terasa lebih tenang saat Si Kecil lahir.
- Sunflower Lecithin Mom Uung: Kekhawatiran ASI seret atau payudara terasa nyeri dan tersumbat sering muncul di awal menyusui. Sunflower Lecithin Mom Uung membantu membuka saluran ASI sejak awal agar alirannya lebih lancar. Sebagai lecithin pertama di Indonesia dengan kadar fosfolipid tinggi, produk ini mendukung penanganan sumbatan ASI dalam waktu singkat, sehingga Mommy bisa menyusui dengan lebih nyaman.
- Pompa ASI Portable Mom Uung: Untuk Mommy yang ingin menstimulasi payudara tanpa rasa sakit, pompa ASI ini hadir dengan standar hospital grade dan pola hisapan yang menyerupai isapan alami bayi. Daya hisapnya kuat dan stabil untuk membantu stimulasi optimal, namun tetap lembut di payudara, sehingga nyaman digunakan oleh new mom maupun working mom.
Untuk membantu perjalanan dari kehamilan hingga hari persalinan berjalan lebih lancar, Mom Uung menyediakan layanan konsultasi menyusui & kehamilan gratis bersama konselor ahli yang siap memeluk kegalauan Mommy 24 jam.
Kesimpulan
Persiapan yang matang adalah separuh dari ketenangan persalinan. Taruh hospital bag Mommy di tempat yang mudah dijangkau (seperti dekat tempat tidur) agar bisa langsung diambil tanpa kebingungan. Dengan tas yang siap dan nutrisi yang terjaga, Mommy bisa fokus menyambut hadirnya Si Kecil dengan penuh keyakinan dan cinta.
Mommy, yuk simpan checklist ini supaya nggak ada yang ketinggalan saat packing nanti! Jangan lupa juga untuk bagikan ke grup WhatsApp Mommy lainnya atau media sosial ya. Semakin banyak Mommy yang siap, semakin tenang suasana di ruang persalinan. Sharing is caring, Mom!







