Momuung.co.id – Menjadi Mommy baru adalah perjalanan yang penuh kejutan, ya? Fokus kita biasanya hanya pada kesehatan bayi dan kelancaran ASI. Namun, tiba-tiba muncul rasa nyeri yang tajam di pergelangan tangan, tepatnya di bawah ibu jari, setiap kali Mommy menggendong atau Menyusui Si Kecil. Rasanya seperti tersengat atau kaku yang luar biasa.
Kondisi ini bukan karena Mommy kurang istirahat biasa, lho. Dalam dunia medis, nyeri ini dikenal dengan sebutan Mommy wrist atau De Quervain’s Tenosynovitis. Kondisi ini yang sangat umum terjadi pada Ibu menyusui, jadi Mommy tidak perlu khawatir, ya. Yuk, kenali penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya tanpa mengganggu momen bonding dengan Si Kecil di artikel ini. Buibu, baca sampai selesai, ya!
Apa itu mommy wrist?
Mommy Wrist terjadi karena adanya peradangan pada tendon di sisi pergelangan tangan yang dekat dengan ibu jari. Peradangan ini membuat ruang di dalam selubung tendon menyempit, sehingga setiap gerakan ibu jari atau pergelangan tangan akan terasa sangat menyakitkan.
Perubahan hormon dan penumpukan cairan setelah melahirkan dapat membuat pergelangan tangan lebih mudah bengkak dan meradang. Jika disertai aktivitas berulang seperti menggendong atau menyusui, kondisi ini meningkatkan risiko Mommy Wrist atau De Quervain’s Tenosynovitis pada ibu menyusui (Vella et al., 2024).
Penyebab Ibu Menyusui Rentan Alami Mommy Wrist
Ada beberapa faktor utama yang sering kali tidak kita sadari saat sedang asyik mengurus bayi:
- Posisi Menyusui yang Kurang Pas: Sering kali Mommy menahan kepala bayi hanya dengan kekuatan pergelangan tangan (posisi mencengkeram) dalam waktu lama.
- Gerakan Mengangkat Bayi: Gerakan membentuk huruf “L” dengan ibu jari dan telunjuk saat mengangkat bayi di bawah ketiak memberikan beban besar pada tendon pergelangan tangan.
- Aktivitas Berulang: Selain menyusui, aktivitas seperti memerah ASI dengan tangan (manual) atau mengganti popok berulang kali juga memperparah peradangan.
Kaitan antara aktivitas pengasuhan dan nyeri tangan ini diperkuat oleh studi oleh Daglan et al (2024) dalam HAND Surgery Article. Penelitian tersebut menemukan bahwa De Quervain’s tenosynovitis dipicu oleh gerakan pergerakan tangan yang dilakukan berulang-ulang, terutama posisi menekuk berlebihan atau memutar ke satu arah (seperti saat menggendong bayi, memompa ASI, atau mengangkat barang). Selain itu, nyeri tangan ini lebih mudah muncul pada ibu hamil dan ibu menyusui (Daglan et al., 2024).
Tips Mengatasi Mommy Wrist
Mommy tidak perlu berhenti menyusui, kok! Coba lakukan beberapa perubahan kecil namun berdampak besar ini:
- Gunakan Bantal Menyusui: Jangan biarkan pergelangan tangan menopang beban kepala bayi. Gunakan bantal menyusui agar tangan Mommy bisa lebih rileks.
- Ubah Posisi Mengangkat Bayi: Saat mengangkat bayi, cobalah untuk menyendok dari bawah bokong dan punggung menggunakan seluruh telapak tangan, bukan menjepit di ketiak menggunakan ibu jari.
- Kompres Dingin: Jika area jempol terasa panas dan bengkak, kompres dengan es selama 10-15 menit untuk mengurangi peradangan.
- Istirahatkan dengan “Wrist Brace”: Jika nyeri sudah sangat mengganggu, Mommy bisa menggunakan penyangga pergelangan tangan (spika jempol) terutama saat tidur untuk mencegah pergerakan tendon yang berlebihan.
Kesimpulan
Mommy Wrist adalah tanda bahwa tubuh Mommy butuh sedikit perhatian ekstra. Jangan abaikan rasa nyeri tersebut, ya Mom! Dengan memperbaiki posisi menyusui, menjaga asupan nutrisi makro dan mikro, serta menggunakan alat bantu yang tepat, Mommy bisa kembali menikmati momen menyusui dengan nyaman. Mommy sudah melakukan yang terbaik, dan tidak apa-apa untuk meminta bantuan saat merasa sakit.
Punya pertanyaan lebih lanjut atau sedang menghadapi tantangan dalam mengASIhi? Yuk, manfaatkan layanan Konsultasi Menyusui & Kehamilan GRATIS 24 Jam bersama konselor ahli Mom Uung. Kami siap mendampingi Mommy sepenuh hati agar momen mengASIhi jadi lebih tenang dan bahagia.
Jangan lupa simpan artikel ini dan bagikan ke grup WhatsApp Mommy lainnya agar semakin banyak pejuang ASI yang terbantu!
Referensi:
- Daglan E, Morgan S, Yechezkel M, et al. Risk Factors Associated With de Quervain Tenosynovitis in Postpartum Women. HAND. 2023;19(4):643-647. Diakses pada 5 Januari 2026. DOI:10.1177/15589447221150524
- Vella, C., Sant, K., Aquilina, S., & Borg, D. (2024). Epidemiological study of De Quervain’s tenosynovitis in postpartum women. Journal of Orthopedics and Muscular System, 7(2), 1027. MedDocs Publishers. Diakses pada 5 Januari 2026. https://meddocsonline.org/journal-of-orthopedics-and-muscular-system/epidemiological-study-of-de-quervains-tenosynovitis-in-postpartum-women.pdf
Ditulis oleh: Elsa Yuni Kartika
Ditinjau ulang oleh: dr. Natasya Ayu Andamari, Sp.A







