Momuung.co.id β Cerita seorang ibu:
βSaya tahu saya ingin menyusui bayi saya. Saya tahu itu hal yang alami. Jadi saya kaget ketika saya dan bayi James tidak langsung bisa melakukannya dengan lancar. Saya menelepon seorang Breastfeeding Supporter. Ia memberi saran tentang posisi duduk dan cara saya menggendong James. Tapi yang paling membantu adalah adanya seseorang untuk diajak bicara.β
Ada banyak alasan untuk menyusui, tetapi yang paling sederhana adalah: βkarena Anda ingin!β
Payudara Anda memang diciptakan untuk memproduksi makanan bagi bayi Anda. Jika Anda ingin menggunakannya untuk tujuan itu, Anda tidak memerlukan alasan lain.
Namun, ASI memang luar biasa. Beberapa alasan penting lainnya dijelaskan di bawah ini.
Menyusui Mendukung Ikatan dan Perkembangan Bayi

Menyusui melepaskan hormon bernama oksitosin (sering disebut βhormon cintaβ) pada ibu dan bayi. Hormon ini membantu membangun ikatan kasih sayang, membuat Anda merasa lebih tenang, rileks, dan bahagia.
Selain itu, menyusui membantu perkembangan otak bayi, terutama pada bulan-bulan pertama kehidupan ketika pertumbuhan otak berlangsung sangat cepat.
Bayi yang menyusu langsung tidak bisa βkelebihan ASIβ, sehingga menyusui bisa digunakan untuk:
- Menenangkan bayi
- Membantu bayi tidur
- Menghabiskan waktu bersama
- Beristirahat bersama
Menyusui adalah hubungan dua arah yang mendukung kondisi emosional ibu dan bayi.
Kesehatan
Panduan Departemen Kesehatan menyatakan bahwa menyusui adalah cara paling sehat untuk memberi makan bayi.
- Menyusui eksklusif (hanya ASI) dianjurkan selama sekitar 6 bulan pertama (26 minggu).
- Setelah itu, ASI tetap diberikan bersama makanan pendamping.
- WHO dan UNICEF menganjurkan menyusui hingga usia 2 tahun atau lebih.
ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama. ASI bukan hanya makanan, tetapi juga cairan hidup yang mengandung antibodi dan zat aktif yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, melindungi dari infeksi, serta membantu proses pencernaan. Komponen hidup ini tidak terdapat dalam susu formula.
Tidak menyusui meningkatkan beberapa risiko kesehatan.
Bayi yang tidak disusui memiliki risiko lebih tinggi mengalami:
- Infeksi (lebih sering dirawat di rumah sakit)
- Diare dan muntah
- Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS)
- Obesitas
- Penyakit jantung saat dewasa
Ibu yang tidak menyusui memiliki risiko lebih tinggi mengalami:
- Kanker payudara
- Kanker ovarium
- Penyakit jantung
- Obesitas
Biaya
ASI tidak perlu dibeli dan biasanya tidak memerlukan peralatan khusus.
Sebaliknya, pemberian susu formula selama 6 bulan pertama dan dilanjutkan hingga usia 12 bulan dapat menghabiskan biaya cukup besar setiap bulan. Selain itu, pemberian susu formula memerlukan:
- Botol dan dot yang harus disterilkan setiap kali digunakan
- Air matang minimal 70Β°C untuk mencampur susu bubuk
- Atau membeli susu formula siap minum yang lebih praktis namun jauh lebih mahal
Sebagian ibu mungkin memilih menggunakan Pompa ASI, botol, pakaian khusus menyusui, atau bantal menyusui. Semua ini bisa membantu, tetapi pada umumnya menyusui tetap bisa dilakukan tanpa perlengkapan tambahan.
Kepraktisan
Pada awalnya, menyusui mungkin terasa menantang dan memakan waktu, bahkan lebih lama dibandingkan memberi botol, terutama di hari-hari pertama.
Namun seiring waktu:
- Produksi ASI menjadi stabil
- Ibu dan bayi semakin terbiasa
- Menyusui bisa terasa lebih mudah daripada memberi botol
ASI selalu tersedia:
- Siap kapan saja
- Suhu sudah tepat
- Tidak perlu disiapkan
- Tidak perlu dipanaskan atau didinginkan
- Tidak basi di dalam payudara
- Tidak terbuang jika bayi hanya menyusu sedikit
Pada malam hari, Anda bahkan bisa menyusui tanpa harus bangun dari tempat tidur.
Memang, hanya ibu yang bisa menyusui langsung, dan ini kadang terasa melelahkan. Namun menurut UNICEF, bayi merasa lebih aman jika diberi makan oleh pengasuh utamanya, karena ini membantu membangun ikatan.
Setelah menyusui sudah berjalan lancar, Anda bisa memperkenalkan botol sesekali berisi ASI perah agar lebih fleksibel.

Lingkungan
ASI adalah makanan yang paling ramah lingkungan. Jejak karbon menyusui jauh lebih kecil dibandingkan susu formula.
Susu formula berasal dari susu sapi yang harus diproses, dikemas, dikirim, disimpan, dan diberikan menggunakan botol. Sebaliknya, menyusui hampir tidak menghasilkan limbah.
Budaya
Di beberapa budaya atau komunitas, menyusui adalah hal yang umum. Anda mungkin ingin menyusui karena itu adalah kebiasaan di lingkungan Anda.
Sebaliknya, jika menyusui tidak umum di komunitas Anda, Anda mungkin merasa khawatir atau kesulitan. Namun, terdapat kelompok dukungan menyusui di banyak tempat yang menyediakan lingkungan di mana menyusui dianggap normal. Kelompok ini dapat memberikan dukungan praktis dan emosional agar Anda bisa terus menyusui.
Mommy bisa memanfaatkanΒ Konsultasi Menyusui Mom Uung GRATIS 24 JamΒ untuk mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai kondisi Mommy dan si Kecil.
Yuk, simpan artikel ini dan bagikan ke sesama Mommy supaya makin banyak yang teredukasi!
Artikel lainnya seputar menyusui:
- Manfaat ASI bagi Bayi dan Ibu Serta Tips Supaya ASI Lancar
- 5 Tanda dan Cara Atasi Cluster Feeding pada Bayi
- Bayi Sering Gumoh? Ini 3 Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu agar Tidak Rewel
- Cara Mengatasi Lip Blister pada Bayi dan Tips Mencegah Puting Lecet saat Menyusui
- 5 Tips Menyimpan ASI yang Benar agar Nutrisi Tetap Terjaga
- Waktu Terbaik Menyiapkan Pompa ASI dan Panduan Pumping untuk Ibu Baru
- Bisa Melancarkan ASI! Ini 7 Manfaat Ikan Gabus untuk Ibu Menyusui
- 6 Tips Melancarkan ASI Kembali dengan Cara Relaktasi
- ASI Seret Padahal Sudah Dipompa? Ini Cara Meningkatkan Produksi ASI dengan Teknik Pumping
- Berapa Banyak Kebutuhan ASI Newborn? Cek Takaran Berdasarkan Usia Bayi
Sumber: Breastfeeding Network














