Momuung.co.id – Memompa asi adalah salah satu keterampilan penting bagi ibu menyusui—baik ibu bekerja, ibu rumah tangga, maupun ibu dengan jadwal menyusui campuran. Teknik memompa yang tepat tidak hanya membantu menjaga produksi ASI, tetapi juga membuat ibu lebih nyaman dan percaya diri.
Jika kamu masih baru dalam dunia menyusui, kamu bisa mulai dengan memahami dasar-dasar ASI:
👉 Pengertian ASI dan Kandungan Gizinya
👉 Manfaat ASI Eksklusif 6 Bulan untuk Bayi dan Ibu
Dalam artikel ini, kita akan membahas panduan lengkap memompa ASI, mulai dari cara kerja, perbedaan pompa, teknik efektif, hingga tips memilih alat pompa yang tepat.
🌼 Apa Itu Memompa ASI?
Memompa ASI adalah proses mengeluarkan ASI dari payudara menggunakan alat pompa agar dapat disimpan dan diberikan kepada bayi kapan saja.
Tujuan utama memompa ASI adalah:
- menjaga produksi tetap stabil
- memberikan ASI saat ibu tidak bisa menyusui langsung
- membangun stok Asi perah (ASIP)
- meredakan payudara bengkak
Jika produksi ASI kamu mulai menurun saat pumping, baca juga:
👉 Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Alami
🧩 Jenis-Jenis Pompa ASI
Terdapat 3 jenis Pompa ASI yang paling umum digunakan:
1️⃣ Pompa asi manual
Pompa dengan tuas atau tekanan tangan.
Cocok untuk:
- ibu yang memompa sesekali
- payudara tidak terlalu penuh
- budget terbatas
Kelebihan:
- harga lebih terjangkau
- tidak berisik
- mudah dibawa
Kekurangan:
- tangan cepat lelah
- tidak cocok untuk pumping rutin
Lihat perbandingannya di sini:
👉 Pompa ASI Manual vs Elektrik
2️⃣ Pompa asi elektrik
Menggunakan aliran listrik/baterai untuk menghasilkan tekanan hisap otomatis.
Cocok untuk:
- pumping harian
- ibu bekerja
- ibu dengan stok ASI yang ingin stabil
Kelebihan:
- hisapan stabil
- tidak membuat tangan lelah
- beberapa memiliki mode stimulasi dan letdown
Kekurangan:
- lebih mahal
- sedikit berisik
Panduan pilih yang terbaik:
👉 Pompa ASI Elektrik Terbaik
3️⃣ Pompa asi portabel / Handsfree
Jenis paling modern dan populer tahun 2025.
Cocok untuk:
- ibu bekerja yang aktif
- memompa saat bepergian
- multitasking (memasak, bekerja, membersihkan rumah)
Kelebihan:
- tanpa kabel
- bisa dipakai sambil beraktivitas
- ringan dan mudah dibawa
Kekurangan:
- perlu memastikan ukuran corong benar
- daya hisap bervariasi
Rekomendasi:
👉 Pompa ASI Portabel
👉 Pompa ASI Handsfree
🍼 Cara Memompa ASI yang Benar
Ikuti panduan berikut untuk hasil pumping yang optimal:
🌿 1. Ciptakan Suasana Nyaman
- duduk rileks
- minum air hangat
- lakukan pernapasan pelan
- lihat foto/video bayi agar oksitosin meningkat
💆 2. Lakukan Pijat Payudara
Pijat lembut dari luar ke arah puting selama 1–3 menit untuk melancarkan aliran ASI.
(Pijat payudara membantu letdown reflex bekerja lebih cepat.)
⏱️ 3. Mulai dengan Mode Stimulasi
Gunakan mode “letdown” selama 1–2 menit pada pompa elektrik untuk mensimulasikan hisapan bayi.
🫶 4. Lakukan Pumping 15–20 Menit
Durasi optimal:
- 15–20 menit per sesi
- atur jeda bila payudara terasa kencang
- lakukan pumping 2 payudara sekaligus jika bisa (lebih efisien)
🔄 5. Gunakan Teknik Power Pumping Saat Dibutuhkan
Jika produksi mulai menurun, gunakan metode ini:
- 20 menit pumping
- 10 menit istirahat
- 10 menit pumping
- 10 menit istirahat
- 10 menit pumping
Panduan lengkapnya ada di artikel ini:
👉 Cara Meningkatkan Produksi ASI
🧊 Tips Memilih Pompa ASI yang Tepat
Pastikan memperhatikan hal berikut:
- Kenyamanan corong (flange size) sesuai ukuran)
- Mode hisapan yang lembut
- Kemampuan mengatur ritme dan kekuatan
- Portabilitas dan baterai (untuk ibu bekerja)
- Harga dan garansi
- Kemudahan dibersihkan
Panduan lengkap alat dan jenisnya dapat kamu baca di:
👉 Alat Pompa ASI: Jenis dan Fungsinya
❄️ Cara Merawat dan Membersihkan Pompa ASI
- Cuci semua bagian yang bersentuhan dengan ASI
- Sterilkan dengan uap/air panas
- Keringkan dengan benar (hindari kain serat)
- Ganti valve/membran setiap 4–8 minggu untuk menjaga daya hisap
🧊 Penyimpanan ASIP (ASI Perah)
- Suhu ruang: 4–6 jam
- Kulkas: 3–5 hari
- Freezer: 3–6 bulan
- Deep freezer: hingga 12 bulan
Selalu beri label tanggal dan jam.
💗 Produk dan Dukungan dari Mom Uung
Produksi ASI sering menurun saat ibu mulai pumping rutin.
Untuk membantu menjaga produksi tetap stabil, ibu bisa menggunakan suplemen alami:
🌿 ASI Booster Mom Uung – Ekstrak Kelor, Katuk, dan Ikan Gabus
👉 https://momuung.co.id/produk/asi-booster/
Untuk dukungan emosional dan tips harian:
💬 Komunitas Pejuang ASI Mom Uung
👉 https://komunitaspejuangasimomuung.com/
📚 Referensi
- Australian Breastfeeding Association – Pumping and Expressing Milk
https://www.breastfeeding.asn.au - Stanford Medicine Children’s Health – Breast Pumping Tips
https://www.stanfordchildrens.org
🌿 Pencarian Terkait
Ibu sering mencari informasi seperti cara memompa ASI yang benar, cara memilih pompa ASI terbaik, memompa ASI untuk ibu bekerja, jadwal pumping ideal, hingga cara meningkatkan ASI saat pumping menurun. Pencarian lain yang juga populer yaitu apakah pompa ASI memengaruhi produksi ASI, tips mengatasi payudara sakit saat pumping, cara menyimpan ASIP, dan pompa ASI yang cocok untuk ibu bekerja. Artikel ini merangkum panduan lengkap untuk membantu ibu memompa ASI dengan nyaman dan efektif setiap hari.







