Momuung.co.id – Lebaran identik dengan rumah ramai, banyak orang datang, suara lebih keras dari biasanya, dan jadwal yang berubah. Bagi orang dewasa, ini menyenangkan. Tapi bagi bayi dan balita, kondisi ini bisa terasa melelahkan.
Tidak heran kalau anak rewel saat silaturahmi Lebaran. Mommy tidak perlu merasa malu atau panik. Rewel adalah respons alami ketika anak merasa lelah atau tidak nyaman.
Yuk, pahami penyebabnya dan cara mengatasinya dengan langkah yang tepat.
Kenapa Anak Lebih Mudah Rewel Saat Lebaran?
Secara medis, bayi dan balita memiliki kemampuan adaptasi yang masih terbatas. Beberapa penyebab umumnya:
1. Terlalu Banyak Rangsangan (Overstimulasi)
Suara keras, banyak wajah baru, lampu terang, dan sering digendong orang berbeda bisa membuat sistem saraf anak kewalahan. Saat sudah terlalu lelah secara sensorik, anak biasanya menangis atau tantrum.
2. Kurang Tidur
Perubahan jadwal karena berpindah-pindah rumah saudara sering membuat jam tidur siang terlewat. Padahal, kurang tidur adalah pemicu utama anak menjadi lebih sensitif dan mudah marah.
3. Jadwal Makan Berubah
Anak yang lapar atau terlambat makan cenderung lebih rewel. Gula darah yang turun bisa membuat suasana hati cepat berubah.
4. Lingkungan Asing
Bayi merasa aman dengan rutinitas dan suasana yang familiar. Tempat baru bisa membuatnya merasa tidak nyaman.
Baca Juga: 7 Tips Menyusui Bayi Pilek agar Tetap Nyaman dan Anti Rewel
Cara Mengatasi Anak Rewel Saat Silaturahmi
Berikut langkah praktis yang bisa Mommy terapkan:
1. Prioritaskan Jadwal Tidur
Usahakan anak tetap tidur siang di jam biasanya, meski sedang di rumah saudara. Mintalah ruangan yang tenang selama 1–2 jam. Tidur cukup membantu menstabilkan emosi dan energi anak.
2. Bawa Barang Favorit
Mainan kesayangan, selimut, atau buku cerita bisa memberi rasa aman. Benda yang familiar membantu anak merasa lebih nyaman di tempat baru.
3. Kenali Tanda Anak Mulai Lelah
Jika anak mulai mengucek mata, memalingkan wajah, atau merengek, segera ajak ke tempat yang lebih sepi. Mengurangi rangsangan lebih awal bisa mencegah tantrum besar.
4. Batasi Gendong Bergantian
Terlalu sering digendong orang berbeda bisa membuat anak tidak nyaman. Mommy boleh dengan sopan membatasi agar anak tidak semakin lelah.
5. Mommy Tetap Tenang
Anak bisa merasakan emosi orang tuanya. Jika Mommy panik atau tegang, anak cenderung ikut tidak tenang. Tarik napas perlahan dan fokus pada kebutuhan si Kecil.
Baca Juga: Rekomendasi Baju Lebaran Busui-Friendly
Jangan Lupa, Stamina Mommy Juga Penting
Menghadapi anak rewel saat Lebaran tentu menguras tenaga. Kurang istirahat dan stres bisa memengaruhi kondisi tubuh Mommy. Jika Mommy menyusui, kelelahan berlebihan juga dapat memengaruhi produksi ASI.
Karena itu, selain mengatur ritme anak, Mommy juga perlu menjaga stamina.
Dukungan Nutrisi untuk Mommy Selama Lebaran
Agar tetap fit dan produksi ASI tetap optimal, Mommy bisa mempertimbangkan dukungan tambahan seperti:
ASI Booster Mom Uung

ASI Booster Mom Uung mengandung bahan-bahan alami, seperti:
- Ekstrak ikan gabus 200 mg
- Ekstrak daun katuk 100 mg
- Ekstrak daun kelor 100 mg
Kombinasi ini telah diperkuat dengan jurnal penelitian internasional yang menunjukkan manfaat dalam membantu meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI.
Cukup dikonsumsi 2 kapsul sehari untuk membantu menjaga stamina dan kelancaran produksi ASI, terutama saat aktivitas meningkat seperti momen Lebaran.
Nutrisi yang cukup membantu Mommy tetap bertenaga, sehingga proses menyusui tetap nyaman dan si Kecil merasa lebih tenang setelah menyusu.
Kesimpulan
Anak rewel saat Lebaran adalah hal yang wajar. Biasanya dipicu oleh kelelahan, perubahan jadwal, atau terlalu banyak rangsangan.
Dengan menjaga jadwal tidur, membawa barang favorit, membatasi paparan keramaian, dan tetap tenang, Mommy bisa membantu si Kecil merasa lebih nyaman.
Dan jangan lupa, jaga kondisi tubuh Mommy juga. Saat Mommy sehat dan tenang, suasana Lebaran pun bisa dinikmati dengan lebih hangat dan tanpa drama 🤍











