Momuung.co.id – Menjelang Hari Perkiraan Lahir (HPL), wajar banget kalau perasaan jadi campur aduk. Ada bahagia karena sebentar lagi bertemu si Kecil, tapi juga muncul rasa cemas dan deg-degan menghadapi kontraksi. Apalagi saat kepala bayi mulai turun ke panggul, biasanya area perut bawah dan pinggang terasa makin tidak nyaman.
Tenang ya, Mom. Persalinan bukan dijalani sendiri. Paksu bisa jadi support system yang bantu meredakan rasa nyeri lewat teknik pijat sederhana. Di artikel ini, Mommy juga akan diajak memahami hal lain seputar bayi, termasuk kekhawatiran umum seperti posisi kaki bayi setelah lahir. Buibu, baca sampai selesai ya!
Mengapa Pijat Sangat Membantu Menjelang Persalinan?
Saat kontraksi datang, tubuh Mommy biasanya ikut menegang. Kondisi ini bisa membuat rasa sakit terasa lebih kuat. Karena itu, penting untuk membantu tubuh tetap rileks agar Mommy bisa menjalani proses persalinan dengan lebih nyaman.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah pijat lembut. Pijatan ini membantu tubuh mengeluarkan hormon alami bernama endorfin, yang berfungsi mengurangi rasa nyeri dan memberikan rasa tenang. Saat hormon ini meningkat, tubuh akan terasa lebih nyaman meskipun kontraksi sedang berlangsung (Bolbol-Haghighi et al., 2016).
Selain itu, pijatan dari pasangan juga punya manfaat besar. Penelitian menunjukkan bahwa sentuhan selama persalinan dapat membantu mengurangi rasa nyeri sekaligus membuat ibu merasa lebih tenang dan didukung. Dengan tubuh yang lebih rileks, Mommy pun bisa menghadapi persalinan dengan lebih siap (Sartika & Noorlinda, 2025).
5 Langkah Praktik Pijat Endorfin dengan Suami
Yuk Paksu, saatnya jadi support system terbaik untuk Mommy! Latihan ini bisa mulai dilakukan sejak usia kehamilan 36 minggu supaya saat hari persalinan tiba, Paksu sudah lebih siap membantu.
1. Pilih Posisi yang Paling Nyaman
Mommy bisa duduk sambil bersandar ke depan, misalnya di kursi, gym ball, atau meja. Pastikan punggung rileks dan kepala nyaman ditopang bantal agar tubuh lebih tenang.
2. Mulai dari Sentuhan Lembut di Leher dan Bahu
Paksu bisa mengusap pelan area leher belakang dan bahu dengan ujung jari. Lakukan dengan sentuhan ringan dan lembut agar Mommy merasa lebih rileks.
3. Gerakan Mengikuti Tulang Belakang
Arahkan usapan dari leher turun ke kanan dan kiri tulang belakang hingga pinggang. Lakukan perlahan dan berulang dengan ritme yang sama untuk membantu tubuh lebih tenang.
4. Usapan Lembut di Area Perut & Paha
Saat kontraksi muncul, Paksu bisa mengusap area perut dengan gerakan memutar atau dari bawah ke atas. Sentuhan ini membantu Mommy merasa lebih nyaman dan terhubung dengan si Kecil.
5. Berikan Afirmasi Positif (Deep Talk)
Sambil memijat, Paksu bisa membisikkan kata-kata lembut untuk Mommy dan si Kecil. Dukungan sederhana ini bisa membuat Mommy merasa lebih kuat dan percaya diri menghadapi persalinan.
Kesimpulan
Menghadapi persalinan memang bukan hal yang mudah, tapi Mommy nggak perlu menjalaninya sendirian. Dengan bantuan pijat endorfin dari Paksu, tubuh bisa lebih rileks dan rasa nyeri terasa lebih ringan.
Selain mempersiapkan fisik, jangan lupa juga untuk memperhatikan kesehatan secara menyeluruh selama kehamilan ya, Mom. Termasuk hal yang sering dianggap sepele seperti sakit gigi. Yuk, pahami lebih dalam lewat artikel Sakit Gigi Saat Hamil Bisa Picu Ketuban Pecah Dini? Ini Fakta yang Perlu Mommy Tahu agar Mommy bisa lebih siap menjalani persalinan dengan aman dan tenang.
Tetap semangat ya, Mom. Tubuh Mommy luar biasa hebat, dan momen bertemu si Kecil akan jadi pengalaman paling berharga.
Referensi
- Bolbol-Haghighi, N., Masoumi, S. Z., & Kazemi, F. (2016). Effect of Continued Support of Midwifery Students in Labour on the Childbirth and Labour Consequences: A Randomized Controlled Clinical Trial. Journal of clinical and diagnostic research : JCDR, 10(9), QC14-QC17. https://doi.org/10.7860/JCDR/2016/19947.8495
- Sartika, S., & Noorlinda, N. (2025). Reducing labor pain through endorphin massage: Clinical evidence from Indonesia. Enfermería Clínica, 30, 541-544. https://doi.org/10.47679/jchs.2025126
✨ Produk Unggulan Mom Uung
FAQ Seputar Topik Ini
Apa itu pijat endorfin saat hamil?
Pijat endorfin adalah teknik pijat lembut yang membantu tubuh melepaskan hormon endorfin untuk mengurangi rasa nyeri dan membuat tubuh lebih rileks.
Kapan mulai boleh melakukan pijat endorfin?
Biasanya bisa mulai dilakukan sejak usia kehamilan 36 minggu sebagai persiapan menghadapi persalinan.
Apakah pijat endorfin aman untuk ibu hamil?
Aman jika dilakukan dengan tekanan ringan dan teknik yang tepat, serta tidak menekan area sensitif.
Apakah suami boleh melakukan pijatan saat kontraksi?
Boleh, bahkan sangat dianjurkan karena sentuhan dari pasangan bisa membantu Mommy merasa lebih tenang dan didukung.
Apakah pijat bisa benar-benar mengurangi nyeri kontraksi?
Pijat membantu meredakan nyeri dengan meningkatkan hormon endorfin dan membuat tubuh lebih rileks, sehingga kontraksi terasa lebih terkontrol.
















