Momuung.co.id – Mommy, pernah nggak sih merasa sepatu atau sandal yang biasanya nyaman tiba-tiba terasa sempit? Kondisi ini sering terjadi, terutama saat memasuki trimester ketiga, ketika area pergelangan hingga jari kaki tampak lebih bengkak dan terasa penuh.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai edema dan umumnya normal selama kehamilan karena perubahan hormon serta peningkatan cairan tubuh. Namun, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa memperparah pembengkakan. Sebelum memutuskan untuk mengganti ukuran sepatu, yuk kenali dulu kebiasaan yang sebaiknya dikurangi agar tetap terasa lebih nyaman selama hamil.
1. Konsumsi Makanan Tinggi Garam
Saat hamil, keinginan ngemil makanan gurih seperti keripik atau makanan olahan memang sering meningkat. Namun, asupan garam yang terlalu tinggi bisa memicu retensi cairan, yaitu kondisi tubuh menahan lebih banyak air. Akibatnya, pembengkakan pada kaki bisa terasa lebih jelas.
Sebaiknya, batasi konsumsi makanan tinggi natrium seperti makanan kemasan atau kalengan. Sebagai gantinya, perbanyak minum air putih agar kelebihan garam dalam tubuh bisa dikeluarkan dengan lebih optimal.
2. Terlalu Lama Berdiri Tanpa Istirahat
Aktivitas yang mengharuskan berdiri dalam waktu lama dapat membuat cairan tubuh berkumpul di area kaki akibat pengaruh gravitasi. Kondisi ini biasanya terasa lebih berat saat memasuki trimester akhir, ketika tekanan dari rahim juga semakin meningkat.
Usahakan untuk beristirahat secara berkala. Saat duduk, luruskan kaki atau ganjal dengan bantal agar sirkulasi cairan tetap lancar dan pembengkakan bisa berkurang.
3. Duduk Terlalu Lama
Duduk dalam waktu lama, terutama dengan posisi kaki mengagntung atau bersila, juga bisa memperlambat aliran cairan dalam tubuh. Akibatnya, cairan lebih mudah berkumpul di area kaki dan memicu pembengkakan.
Usakan untuk berdiri dan bergerak ringan setiap 30 menit. Mommy bisa berjalan sebentar atau melakukan peregangan sederhana agar sirkulasi tetap lancar.
4. Kurang Minum Air Putih
Banyak yang mengira pembengkakan bisa dikurangi dengan membatasi minum, padahal justru sebaliknya. Saat tubuh kekurangan cairan, tubuh akan menahan lebih banyak air sebagai bentuk perlindungan, sehingga bengkak bisa semakin terasa.
Sebaiknya Mommy penuhi kebutuhan cairan harian sekitar 2,5 liter atau setara 10 hingga 11 gelas per hari. Selain membantu mengurangi pembengkakan, asupan cairan yang cukup juga penting untuk menjaga fungsi ginjal.
5. Terlalu Lama di Lingkungan Panas
Suhu yang panas dapat membuat pembuluh darah melebar. Kondisi ini memang membantu tubuh menyesuaikan suhu, tetapi juga bisa menyebabkan kaki terlihat lebih bengkak.
Jika mulai merasa tidak nyaman karena panas, segera pindah ke tempat yang lebih sejuk. Berada di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik dapat membantu mengurangi pembengkakan secara bertahap.
Kesimpulan
Kaki bengkak merupakan kondisi yang cukup umum selama kehamilan. Meski begitu, kondisi ini tetap bisa dikelola dengan mengurangi kebiasaan yang memicu penumpukan cairan. Dengan langkah sederhana, Mommy bisa membantu meredakan rasa pegal dan membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman.
Namun, tetap perlu waspada jika pembengkakan terjadi secara tiba-tiba, terutama di area wajah atau tangan, atau disertai keluhan seperti pusing hebat. Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi tetap aman. Jaga kesehatan selalu ya, Mom, hingga waktu persalinan tiba.

Sumber
- Brinkman, J. E., Sharma, S., & Badri, T. (2022). Physiology, body fluids. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482447/
- Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
- Sawitry, S., Poddar, S., & Sijid, S. A. (2020). Manfaat rendaman air hangat dan garam dalam menurunkan derajat edema kaki ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan, 11(2). https://www.researchgate.net/publication/347828054_Manfaat_Rendaman_Air_Hangat_dan_Garam_dalam_Menurunkan_Derajat_Edema_Kaki_Ibu_Hamil_Trimester_III
- Soma-Pillay, P., Nelson-Piercy, C., Tolppanen, H., & Mebazaa, A. (2016). Physiological changes in pregnancy. Cardiovascular Journal of Africa, 27(2), 89–94. https://doi.org/10.5830/CVJA-2016-021
- Tanveer, F., & Shahid, S. (2015). Frequency of lower extremity edema during 3rd trimester of pregnancy. International Journal of Rehabilitation Sciences, 4(1). https://www.researchgate.net/publication/315526404_Frequency_of_Lower_Extremity_Edema_during_3rd_Trimester_of_Pregnancy
Tonton video edukasi Mom Uung di sini yuk, Mom!
@momuung.pregnancy Ada yang kakinya pernah bengkak saat hamil? atau sekarang para bumil lagi ngalamin? 🥹 Kaki bengkak saat hamil itu sering banget terjadi, apalagi makin besar usia kehamilan. Kondisi ini disebut edema, dan ini merupakan kondisi normal ya mom. Bahkan menurut penelitian, sekitar 80% ibu hamil mengalami edema, terutama di area kaki & pergelangan. Kenapa bisa bengkak? Secara ilmiah tubuh ibu hamil menyimpan lebih banyak cairan untuk mendukung tumbuh kembang bayi, rahim yang membesar menekan pembuluh darah di panggul, dan aliran darah dari kaki ke jantung jadi lebih lambat. Akibatnya, cairan “ngumpul” di kaki dan terasa bengkak serta nyut-nyutan Kondisi ini biasanya makin terasa saat sore atau malam hari, setelah berdiri/duduk lama, dan cuaca panas !!!!! Perlu waspada ya mom dan segera periksakan jika: – Bengkak muncul tiba-tiba & makin parah – Disertai sakit kepala / pandangan kabur – Bengkak di wajah & tangan – Atau hanya satu kaki + terasa nyeri Karena bisa jadi tanda kondisi serius seperti PREEKLAMSI (Hipertensi Dalam Kehamilan) yang bisa sangat berbahaya buat Mom dan Bayinya, Maka Wajib untuk Periksakannn ya mom! Agar lebih nyaman, mommy bisa coba lakukan ini: – Angkat kaki lebih tinggi saat istirahat – Hindari berdiri/duduk terlalu lama – Tetap aktif gerak ringan (biar sirkulasi lancar) – Cukupi minum air putih – Kurangi makanan tinggi garam – Gunakan alas kaki yang nyaman & tidak sempit Ingat ya, kaki bengkak saat hamil itu bagian dari perubahan tubuh yang normal. Jika mommy terasa gak nyaman, itu wajar, mommy tidak sendiri karena banyak ibu juga sedang merasakan hal yang sama SAVE & SHARE ke mommy lain, biar gak panik dan lebih paham kalau ngalamin hal yang sama. Direview oleh: dr. Agus Heriyanto, Sp.OG., MARS.MM.CHt #momuungpregnancy #edukasimomuung #trimester3 #kakibengkak #momuung
















