
Momuung.co.id – Menyusui memang jadi salah satu perjalanan yang penuh tantangan, terutama saat produksi ASI terasa belum lancar di awal setelah melahirkan. Banyak Mommy jadi mudah cemas saat ASI terlihat sedikit, padahal stres justru bisa memengaruhi kelancaran ASI itu sendiri.
Karena itu, penting untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap rileks supaya proses menyusui terasa lebih nyaman. Yuk, cari tahu cara membantu produksi ASI tetap lancar dan nutrisi ASI tetap optimal untuk si Kecil. Baca selengkapnya di artikel ini ya, Buibu!
Saat memilih ASI booster, Mommy sebaiknya tidak hanya melihat klaim “pelancar ASI”, tetapi juga memperhatikan standar keamanan dan kualitas produknya. Salah satu hal yang penting diperhatikan adalah adanya logo OHT (Obat Herbal Terstandar) pada kemasan produk. OHT merupakan kategori obat herbal yang bahan bakunya sudah melalui proses uji keamanan, kualitas, dan standardisasi sehingga lebih terjamin konsistensinya dibanding herbal biasa.
Produk herbal dengan standar OHT juga diproduksi menggunakan proses yang lebih terkontrol dan higienis. Selain itu, penggunaan bahan herbal yang telah diteliti membantu memberikan rasa lebih aman bagi ibu menyusui dalam mendukung produksi ASI selama digunakan sesuai aturan. Karena itu, banyak ibu menyusui mulai lebih selektif memilih ASI booster yang tidak hanya populer, tetapi juga memiliki standar keamanan yang jelas dan terdaftar resmi di BPOM (Kementerian Kesehatan RI [Kemenkes], 2023).
ASI Booster Mom Uung mengombinasikan beberapa bahan alami yang sudah lama dikenal membantu mendukung produksi ASI ibu menyusui. Selain membantu menjaga produksi ASI tetap lancar, kandungan nutrisinya juga dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh Mommy selama masa menyusui. Berikut beberapa kandungan utamanya:
Daun kelor dikenal kaya akan zat besi, kalsium, protein, dan antioksidan yang membantu mendukung kesehatan ibu menyusui. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor dapat membantu meningkatkan volume ASI pada ibu postpartum karena kandungan fitonutriennya berperan mendukung hormon produksi ASI (Fungtammasan & Phupong, 2022).
Selain membantu produksi ASI, nutrisi pada daun kelor juga membantu menjaga energi dan daya tahan tubuh Mommy selama masa menyusui, terutama ketika tubuh masih dalam proses pemulihan setelah melahirkan.
Ikan gabus mengandung protein dan albumin yang cukup tinggi. Albumin merupakan salah satu jenis protein yang membantu proses pemulihan jaringan tubuh dan mendukung kebutuhan nutrisi ibu setelah persalinan. Penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi ekstrak ikan gabus dapat membantu mempercepat pemulihan luka pascamelahirkan dan membantu menjaga status gizi ibu menyusui (Ab Wahab et al., 2015).
Asupan protein yang cukup selama menyusui juga penting untuk membantu kualitas kandungan nutrisi ASI agar kebutuhan tumbuh kembang si Kecil tetap terpenuhi dengan baik.
Daun katuk sudah lama dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang sering digunakan untuk membantu melancarkan ASI. Kandungan fitokimia di dalam daun katuk diketahui dapat membantu merangsang hormon prolaktin yang berperan dalam proses produksi ASI.
Selain itu, daun katuk juga mengandung vitamin dan mineral yang membantu menjaga kondisi tubuh ibu menyusui tetap fit selama menghadapi aktivitas menyusui sehari-hari.
Saat produksi ASI lebih lancar dan kebutuhan ASI si Kecil terpenuhi dengan baik, bayi biasanya akan merasa lebih kenyang dan nyaman setelah menyusu. Kondisi ini dapat membantu pola tidur bayi menjadi lebih tenang dan tidak mudah terbangun karena lapar, terutama di malam hari.
Selain mendukung kenyamanan si Kecil, waktu tidur bayi yang lebih teratur juga membantu Mommy punya kesempatan beristirahat lebih cukup setelah menjalani aktivitas menyusui seharian. Karena itu, menjaga kualitas ASI dan kondisi tubuh tetap rileks menjadi salah satu hal penting selama masa menyusui.
Produksi ASI yang naik turun selama masa menyusui sebenarnya cukup umum terjadi, jadi Mommy tidak perlu terlalu menyalahkan diri sendiri saat mengalami fase ASI terasa seret atau menurun. Yang terpenting, tetap jaga kondisi tubuh, kelola stres dengan baik, dan penuhi kebutuhan nutrisi harian supaya proses menyusui tetap terasa nyaman. Dukungan dari pasangan dan lingkungan sekitar juga bisa membantu Mommy lebih tenang selama mengASIhi.
Selain menjaga asupan dan kualitas istirahat, Mommy juga perlu memperhatikan kondisi payudara selama menyusui. Kalau muncul nyeri atau bintik putih di area puting saat menyusui, yuk baca juga artikel Milk Blister Bikin Payudara Mommy Nyeri? Ini Cara Aman Mengatasinya supaya Mommy bisa tahu cara penanganan yang aman dan nyaman di rumah.
Semangat terus menjalani perjalanan menyusui ya, Mommy hebat. Setiap tetes perjuangan Mommy sangat berarti untuk tumbuh kembang si Kecil.
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.