
Momuung.co.id – Memasuki usia kehamilan 4 bulan menjadi momen yang istimewa bagi banyak calon orang tua. Dalam ajaran Islam, usia kandungan sekitar 120 hari atau 4 bulan sering dikaitkan dengan fase ditiupkannya ruh kepada janin serta ditetapkannya berbagai ketentuan hidupnya atas izin Allah SWT. Tak heran jika banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan bagi si Kecil yang sedang tumbuh di dalam kandungan.
Selain mengadakan syukuran atau pengajian, Mommy juga bisa mengamalkan berbagai doa dan surat pilihan sebagai bentuk ikhtiar spiritual selama masa kehamilan. Yuk, simak kumpulan Doa 4 bulanan kehamilan beserta amalan yang bisa Mommy baca untuk memohon kesehatan, keselamatan, dan keberkahan bagi si Kecil. Buibu, baca selengkapnya di sini ya!
Memasuki usia kehamilan 4 bulan, banyak calon orang tua memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan bagi si Kecil. Meski tidak ada doa khusus 4 bulanan yang diwajibkan dalam Islam, Mommy bisa mengamalkan doa-doa yang berisi permohonan kesehatan, keselamatan, serta kebaikan untuk janin dan keluarga.
Salah satu doa yang sering dibaca oleh calon orang tua adalah doa yang berisi harapan agar si Kecil tumbuh sehat, berakhlak baik, cerdas, serta menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan taat kepada Allah SWT.
Di akhir doa tersebut, Mommy juga dapat membaca potongan ayat Al-Qur’an berikut:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin:
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Doa ini diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai doa ibunda Maryam yang memohon perlindungan Allah untuk putrinya dan keturunannya.
وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin:
Wa innii u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy-syaithaanir-rajiim.
Artinya:
“Dan aku memohon perlindungan-Mu untuknya dan keturunannya dari godaan setan yang terkutuk.” (QS. Ali ‘Imran: 36)
Selain doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an, Mommy juga bisa memanjatkan doa dengan bahasa sendiri untuk memohon agar janin tumbuh sehat, diberikan perkembangan yang baik, serta diberikan kemudahan dan keselamatan saat persalinan nanti.
Karena pada dasarnya, Allah SWT tidak membatasi bahasa yang digunakan dalam berdoa. Mommy dapat menyampaikan harapan terbaik untuk si Kecil dengan penuh keikhlasan dan keyakinan sesuai kebutuhan dan kondisi keluarga masing-masing.
Selain memperbanyak doa, Mommy juga bisa meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an selama masa kehamilan. Aktivitas ini tidak hanya membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga bisa menjadi momen yang menenangkan hati, membantu mengurangi rasa cemas, dan membuat Mommy lebih rileks dalam menjalani kehamilan.
Berikut beberapa surat yang banyak diamalkan oleh ibu hamil:
Surat Al-Ikhlas berisi tentang keesaan Allah SWT dan sering dibaca untuk memperkuat keimanan serta mengingatkan kita akan pentingnya tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Ayat Kursi dikenal sebagai salah satu ayat yang memiliki makna perlindungan dan pengagungan terhadap Allah SWT. Banyak umat Muslim membacanya sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan dan ketenangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Surat Al-Mulk mengingatkan manusia tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT atas seluruh ciptaan-Nya. Membacanya dapat membantu Mommy merenungkan betapa luar biasanya proses kehidupan yang sedang tumbuh di dalam kandungan.
Saat tubuh mulai terasa lebih mudah lelah atau pikiran dipenuhi berbagai kekhawatiran menjelang persalinan, QS. Al-Insyirah bisa menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan akan selalu disertai kemudahan dari Allah SWT.
Surat Ar-Rahman berisi banyak pengingat tentang nikmat dan kasih sayang Allah SWT. Membacanya dapat membantu menumbuhkan rasa syukur, ketenangan, dan kedekatan spiritual selama masa kehamilan.
Banyak umat Muslim yang mengamalkan surat ini sebagai bagian dari ikhtiar memohon keberkahan dan kelapangan rezeki dari Allah SWT. Selain itu, kandungan ayat-ayatnya juga mengingatkan tentang kehidupan akhirat dan pentingnya beramal saleh.
Yasin merupakan salah satu surat yang sering dibaca dalam berbagai kesempatan karena berisi banyak pelajaran tentang keimanan, kebesaran Allah SWT, dan kehidupan setelah kematian. Banyak ibu hamil membacanya untuk memohon ketenangan hati, kesehatan, dan kelancaran selama masa kehamilan hingga persalinan.
Pada dasarnya, tidak ada surat tertentu yang diwajibkan untuk dibaca saat hamil 4 bulan. Mommy bisa memilih surat apa saja yang membuat hati lebih tenang dan semakin dekat kepada Allah SWT. Yang terpenting adalah membaca, memahami maknanya, serta menjadikan momen kehamilan sebagai kesempatan untuk memperbanyak doa dan ibadah.
Mengamalkan doa dan membaca Al-Qur’an selama kehamilan tidak harus dilakukan dalam jumlah yang banyak sekaligus, Mom. Yang terpenting adalah melakukannya secara rutin dan sesuai kemampuan. Mommy bisa memulainya dari hal sederhana, seperti membaca satu surat setelah salat atau meluangkan beberapa menit setiap hari untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT.
Agar momen ini terasa lebih hangat, ajak juga Paksu untuk ikut membaca doa atau Al-Qur’an bersama. Selain menjadi sarana mempererat hubungan dengan Allah SWT, kebiasaan ini juga bisa menjadi waktu berkualitas bagi keluarga dalam menyambut kehadiran si Kecil.
Semoga setiap doa dan ikhtiar yang Mommy panjatkan menjadi jalan bagi kesehatan, keselamatan, serta keberkahan untuk Mommy dan buah hati hingga hari persalinan tiba. Jika Mommy memiliki amalan atau surat favorit yang rutin dibaca selama kehamilan, yuk berbagi cerita di kolom komentar agar bisa saling menginspirasi sesama bumil lainnya.
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.