
Momuung.co.id – Banyak Mommy yang memperbanyak ibadah selama masa kehamilan. Selain menjaga salat, berdoa, dan berdzikir, membaca Al-Qur’an juga menjadi salah satu amalan yang sering dilakukan untuk mencari ketenangan dan keberkahan.
Salah satu surat yang cukup sering dibaca oleh ibu hamil adalah Surah Maryam, khususnya ayat 30-35. Tidak sedikit Mommy yang menjadikan ayat-ayat ini sebagai bentuk ikhtiar spiritual sambil memanjatkan doa agar kehamilan berjalan lancar dan si Kecil kelak tumbuh menjadi anak yang saleh atau salehah.
Namun, bolehkah ibu hamil membaca Surah Maryam setiap hari? Bagaimana cara mengamalkannya sesuai tuntunan Islam? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Mom!
Allah SWT berfirman:
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
(QS. Al-Isra: 82)
Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk, rahmat, sekaligus sumber ketenangan bagi orang-orang yang beriman.
Bagi Mommy yang sedang menjalani berbagai perubahan selama kehamilan, membaca Al-Qur’an dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membantu hati menjadi lebih tenang.
Yang perlu dipahami, tidak ada dalil khusus yang menyebutkan bahwa Surah Maryam ayat 30–35 wajib dibaca oleh ibu hamil atau memiliki manfaat tertentu yang dijamin secara syariat. Meski begitu, membaca Al-Qur’an tetap merupakan amalan yang dianjurkan bagi setiap Muslim, termasuk selama masa kehamilan.
Jika Mommy ingin membaca Surah maryam ayat 30-35 selama masa kehamilan, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.
Mommy dapat membaca Surah Maryam sebagaimana membaca ayat-ayat Al-Qur’an lainnya, dengan niat beribadah dan mengharap pahala dari Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali.”
(HR. Tirmidzi)
Selain membaca, Mommy juga dapat mencoba memahami kandungan dari ayat-ayat tersebut.
Surah Maryam ayat 30–35 mengajarkan tentang:
Nilai-nilai inilah yang dapat dijadikan harapan dan doa bagi si Kecil.
Setelah membaca Al-Qur’an, Mommy dapat memohon kepada Allah SWT agar diberikan:
Keberkahan terdapat pada seluruh Al-Qur’an, bukan hanya pada satu surat tertentu.
Karena itu, selain Surah Maryam, Mommy juga bisa membiasakan diri membaca surat-surat lain sesuai kemampuan.
Keberkahan tidak hanya datang dari bacaan, tetapi juga dari ketaatan kepada Allah SWT.
Beberapa amalan yang dapat dilakukan selama kehamilan antara lain:

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللّٰهِ ۖ اٰتٰىنِيَ الْكِتٰبَ وَجَعَلَنِيْ نَبِيًّا
Artinya:
“Dia (Isa) berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.'”
وَّجَعَلَنِيْ مُبٰرَكًا اَيْنَ مَا كُنْتُۖ وَاَوْصٰىنِيْ بِالصَّلٰوةِ وَالزَّكٰوةِ مَا دُمْتُ حَيًّا
Artinya:
“Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan salat dan menunaikan zakat selama aku hidup.”
وَّبَرًّاۢ بِوَالِدَتِيْ وَلَمْ يَجْعَلْنِيْ جَبَّارًا شَقِيًّا
Artinya:
“Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”
وَالسَّلٰمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُّ وَيَوْمَ اَمُوْتُ وَيَوْمَ اُبْعَثُ حَيًّا
Artinya:
“Semoga keselamatan dilimpahkan kepadaku pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”
ذٰلِكَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَۚ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِيْ فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ
Artinya:
“Itulah Isa putra Maryam, perkataan yang benar yang mereka ragukan.”
مَا كَانَ لِلّٰهِ اَنْ يَّتَّخِذَ مِنْ وَّلَدٍۚ سُبْحٰنَهٗ ۗاِذَا قَضٰٓى اَمْرًا فَاِنَّمَا يَقُوْلُ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
Artinya:
“Tidaklah pantas bagi Allah mempunyai anak. Mahasuci Dia. Apabila Dia menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, ‘Jadilah!’ maka jadilah sesuatu itu.”
Ayat-ayat ini mengandung banyak pelajaran berharga, di antaranya:
Bagi Mommy yang sedang hamil, kandungan ayat ini dapat menjadi pengingat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon agar si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang diberkahi.
Tentu boleh, Mommy.
Membaca Al-Qur’an setiap hari merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk membaca Surah Maryam setiap hari selama dilakukan dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Yang perlu diingat, jangan sampai meyakini bahwa bacaan tertentu merupakan jaminan mutlak untuk mendapatkan jenis kelamin, rupa, atau sifat tertentu pada anak tanpa dasar syariat yang jelas.
Jadikan Surah Maryam sebagai salah satu cara untuk memperbanyak ibadah, menghadirkan ketenangan hati, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT selama masa kehamilan.
Karena pada akhirnya, setiap doa yang dipanjatkan oleh seorang Mommy adalah bentuk kasih sayang yang luar biasa bagi buah hatinya. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Mommy dan si Kecil, memberikan kesehatan selama kehamilan, serta melancarkan proses persalinan hingga tiba waktunya bertemu dalam pelukan hangat nanti.
Punya pengalaman soal kehamilan dan menyusui? Yuk share di sini — komentar Mommy bisa jadi inspirasi buat sesama! 💚
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.