
Momuung.co.id – Menjadi seorang ibu adalah impian banyak perempuan. Tapi kalau saat ini Mommy masih dalam fase menunggu, percaya bahwa Allah selalu melihat dan mendengar setiap doa. Bisa jadi, ini adalah bagian dari proses untuk menguatkan kesabaran dan keyakinan kita. Seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an, Allah meminta kita untuk terus berdoa, dan Dia akan mengabulkannya di waktu yang terbaik.
Sebelum menyampaikan doa atau harapan, Mommy bisa memulainya dengan beberapa amalan sederhana agar hati lebih tenang dan doa terasa lebih khusyuk.
Awali doa dengan membaca Al-Fatihah. Surah ini memiliki keutamaan yang besar dan sering dijadikan pembuka karena maknanya yang dalam serta dipercaya dapat mempermudah terkabulnya doa.
Luangkan waktu untuk memperbanyak istighfar, misalnya dibaca berulang terutama setelah sholat atau saat sujud. Istighfar membantu menenangkan hati, memohon ampun, sekaligus menjadi jalan untuk dimudahkan dalam urusan dan dilapangkan rezeki.
Mommy juga bisa meneladani doa para Nabi yang pernah melewati masa penantian sebelum akhirnya diberi amanah buah hati.
“Rabbi hablii min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’ud du’aa.”
Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.
Doa ini dipanjatkan Nabi Zakaria saat beliau sudah lanjut usia, namun tetap penuh harap kepada Allah.
“Rabbi hablii minash-shalihiin.”
Artinya: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang saleh.
Doa ini sederhana, tapi penuh makna, yaitu memohon keturunan yang tidak hanya hadir, tapi juga baik dan saleh.
Ayat-ayat ini menceritakan bagaimana Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria meski secara kondisi beliau dan istrinya sudah tidak memungkinkan. Dari sini kita diingatkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, selama kita terus berdoa dan berharap kepada-Nya.
Selain doa-doa para Nabi, Mommy juga bisa mengamalkan zikir dan doa sederhana ini secara rutin sebagai bentuk ikhtiar dan harapan.
Zikirkan “Ya Mushowwir” sekitar 100 kali di waktu senggang. Nama ini memiliki arti “Yang Maha Membentuk”, sebagai bentuk doa agar Allah mempersiapkan dan membentuk calon buah hati yang sehat dan sempurna di rahim Mommy.
Mommy juga bisa membaca doa berikut:
“Allahummarzuqni waladan liusammihi bismi nabiyyika muhammad sholallohu alaihi waalaihi.”
Artinya: Ya Allah, karuniakanlah aku keturunan, agar aku dapat meneladani dan menyebut namanya dengan nama Nabi Muhammad SAW.
Doa ini bisa diamalkan secara rutin dengan penuh keyakinan dan harapan, sambil tetap berusaha dan menjaga kesehatan tubuh.
Sambil rutin mengamalkan doa, Mommy juga perlu tetap menjaga kondisi tubuh. Pastikan asupan nutrisi terpenuhi dan tubuh dalam keadaan sehat, supaya lebih siap saat masa subur tiba.
Jika nanti sudah dinyatakan hamil, penting untuk tetap memperhatikan kualitas asupan harian. Di trimester akhir, Mommy bisa mulai mempersiapkan proses menyusui dengan mengonsumsi nutrisi pendukung seperti ASI booster agar produksi ASI lebih siap setelah melahirkan.
Tetap semangat dan terus berprasangka baik pada setiap ketetapan Allah. Percayalah, setiap doa akan sampai dan buah hati akan hadir di waktu yang paling tepat. Semangat menjemput garis dua, Mommy.
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.