
Momuung.co.id – Setiap perkembangan si Kecil pasti jadi momen yang paling ditunggu ya, Mom. Tapi di balik itu, banyak orang tua juga sering merasa khawatir apakah Tumbuh kembang bayi sudah sesuai usianya atau belum.
Padahal sejak newborn, si Kecil sudah bisa mulai diberikan stimulasi ringan untuk membantu otot dan gerak tubuhnya berkembang lebih optimal, salah satunya lewat Stretching bayi. Gerakan sederhana ini ternyata bisa membantu tubuh bayi lebih rileks, lentur, dan nyaman untuk belajar berbagai milestone motorik nantinya.
Yuk Mom, cari tahu manfaat stretching untuk bayi dan bagaimana cara melakukannya dengan aman di rumah. Baca selengkapnya di artikel ini ya!
Stretching ringan bisa menjadi salah satu stimulasi sederhana yang bermanfaat untuk membantu tumbuh kembang si Kecil sejak dini, Mom. Sama seperti orang dewasa yang tubuhnya terasa lebih nyaman setelah peregangan, bayi juga membutuhkan gerakan lembut supaya otak dan tubuhnya lebih rileks setelah lama berada dalam posisi meringkuk di dalam kandungan.
Saat Mommy membantu menggerakkan tangan dan kaki bayi secara perlahan, tubuh si Kecil juga sedang belajar mengenali gerak tubuhnya sendiri. Proses ini membantu perkembangan koordinasi tubuh, keseimbangan, dan kemampuan motoriknya ke depannya. Karena itu, stimulasi gerak ringan sejak bayi dipercaya bisa membantu mendukung perkembangan seperti tengkurap, berguling, duduk, hingga merangkak nantinya (World Health Organization [WHO], 2019).
Selain membantu perkembangan motorik, stretching juga bisa menjadi momen bonding yang hangat antara Mommy dan si Kecil. Sentuhan lembut dan interaksi selama stretching biasanya membuat bayi merasa lebih tenang, nyaman, dan rileks. Yang terpenting, lakukan gerakannya secara perlahan dan jangan dipaksa ya, Mom.
Supaya stretching terasa nyaman dan menyenangkan, Mommy juga perlu memilih waktu yang tepat ya, Mom. Jangan lakukan peregangan saat si Kecil sedang lapar, baru selesai menyusu, atau sudah mengantuk berat karena biasanya bayi jadi lebih mudah rewel dan tidak nyaman.
Stretching sebaiknya dilakukan saat bayi sedang tenang, rileks, dan mood-nya baik supaya gerakan terasa lebih nyaman untuk tubuhnya.
Beberapa waktu yang biasanya paling ideal untuk stretching bayi antara lain:
Setelah mandi, tubuh bayi biasanya terasa lebih hangat dan ototnya lebih rileks. Mommy juga bisa sekalian melakukan pijatan lembut agar si Kecil merasa lebih nyaman dan tenang.
Stretching ringan bisa membantu tubuh bayi lebih rileks setelah seharian aktif bergerak. Kondisi tubuh yang lebih nyaman biasanya membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Ketika bayi sedang aktif bermain dan suasana hatinya baik, stretching bisa menjadi bagian dari aktivitas bonding yang menyenangkan bersama Mommy.

Mommy bisa melakukan stretching ringan saat si Kecil sedang tenang dan nyaman. Cukup siapkan matras, kasur yang datar, atau alas lembut agar bayi bisa bergerak lebih leluasa. Yuk, ikuti 5 gerakan stretching berikut ini yang bisa Mommy lakukan di rumah:
Gerakan ini membantu melatih kelenturan otot bahu, dada, dan lengan bayi.
Cara melakukannya:
Ulangi sekitar 8-10 kali sambil mengajak si Kecil ngobrol atau bernyanyi supaya ia lebih rileks.
Gerakan ini membantu melatih keseimbangan tubuh dan mendukung bayi belajar berguling.
Cara melakukannya:
Gerakan ini membantu tubuh bayi lebih fleksibel dan melatih koordinasi geraknya. Ulangi sekitar 5 kali untuk masing-masing sisi.
Stretching ini membantu melatih koordinasi gerakan tubuh kanan dan kiri bayi.
Cara melakukannya:
Tidak perlu dipaksa sampai benar-benar menyentuh ya, Mom. Yang penting bayi tetap nyaman selama bergerak. Ulangi sekitar 8-10 kali secara bergantian.
Gerakan ini membantu meregangkan area pinggul dan paha bayi agar tubuhnya terasa lebih rileks.
Cara melakukannya:
Kalau si Kecil terlihat nyaman, Mommy juga bisa menggoyangkan tubuhnya perlahan ke kanan dan kiri. Ulangi sekitar 5-10 kali dengan perlahan.
Ini termasuk gerakan favorit banyak orang tua karena membantu bayi lebih aktif sekaligus membantu mengurangi kembung.
Cara melakukannya:
Gerakan ini membantu tubuh bayi lebih rileks dan bisa membantu mengeluarkan gas di perut. Ulangi sekitar 10 kali dengan tempo santai.
Stretching bayi memang bermanfaat untuk membantu tubuh si Kecil lebih rileks dan mendukung perkembangan motoriknya. Namun karena tubuh bayi masih rentan dan sensitif, semua gerakan perlu dilakukan dengan hati-hati ya, Mom.
Supaya stretching tetap aman dan nyaman, berikut beberapa hal penting yang perlu Mommy perhatikan:
Saat stretching, hindari menarik tangan atau kaki bayi terlalu kuat. Gerakkan tubuh si Kecil secara perlahan dan santai supaya otot serta persendiannya tetap nyaman.
Stretching bayi tidak perlu dilakukan terlalu jauh atau terlalu lama. Yang penting, tubuh bayi tetap rileks selama bergerak.
Kalau saat digerakkan tangan atau kaki bayi terasa seperti menahan, sebaiknya jangan dipaksa ya, Mom. Biarkan tubuh si Kecil bergerak sesuai batas kenyamanannya.
Setiap bayi punya fleksibilitas tubuh yang berbeda, jadi stretching sebaiknya dilakukan mengikuti respons tubuh bayi, bukan dipaksakan.
Bayi biasanya akan menunjukkan tanda tertentu saat merasa kurang nyaman selama stretching. Misalnya seperti:
Kalau si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda tersebut, Mommy bisa langsung menghentikan stretching dan menenangkan bayi terlebih dahulu.
Stretching ringan bisa menjadi salah satu stimulasi sederhana yang membantu mendukung perkembangan motorik si Kecil sejak dini. Selain membantu tubuh bayi lebih rileks dan fleksibel, aktivitas ini juga bisa menjadi quality time yang hangat antara Mommy dan si Kecil setiap hari.
Tidak perlu terburu-buru mengejar milestone ya, Mom. Setiap bayi punya proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Yang terpenting, stimulasi dilakukan secara rutin, lembut, dan sesuai kenyamanan si Kecil supaya ia bisa belajar bergerak dengan lebih percaya diri.
Selain stretching, Mommy juga bisa mulai memperhatikan posisi bermain dan tidur bayi untuk membantu mendukung perkembangan bentuk kepala dan kekuatan otot lehernya. Nah, kalau Mommy ingin tahu cara yang tepat untuk membantu mengatasi kepala bayi peyang sekaligus melatih motoriknya sejak dini, yuk lanjut baca artikel 5 Cara Mengatasi Kepala Bayi Peyang dengan Tummy Time & Posisi Tidur yang Tepat supaya stimulasi si Kecil di rumah jadi makin optimal.
Yang tidak kalah penting, perjalanan merawat dan mendampingi tumbuh kembang anak juga akan terasa lebih ringan kalau Mommy punya support system yang baik di rumah. Jadi jangan lupa tetap menikmati setiap proses kecil bersama si Kecil ya, Mom.
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.