
Momuung.co.id – Menjalani peran sebagai working mom sambil tetap rutin pumping memang bukan hal yang mudah, ya Mom. Di tengah jadwal meeting, deadline kerjaan, sampai aktivitas kantor yang padat, jadwal pumping sering kali jadi berantakan tanpa sadar. Padahal, jika terlalu sering ditunda, payudara bisa terasa penuh, nyeri, bahkan berisiko mengalami ASI tersumbat.
Supaya produksi ASI tetap terjaga dan Mommy bisa pumping lebih nyaman di tengah kesibukan kerja, yuk pahami tips dan cara mengatur jadwal pumping yang lebih realistis untuk working mom. Buibu, baca selengkapnya di sini ya!
Buat working mom, jadwal pumping yang mundur karena meeting, kerjaan numpuk, atau aktivitas kantor yang padat memang sering terjadi. Tapi kalau terlalu sering ditunda, payudara bisa terasa penuh, nyeri, bahkan mulai muncul benjolan keras atau terasa grenjel-grenjel. Kondisi ini biasanya terjadi karena ASI menumpuk terlalu lama di saluran payudara sehingga alirannya jadi kurang lancar. Jika dibiarkan, sumbatan ASI atau Clogged ducts bisa berkembang menjadi peradangan payudara yang disebut mastitis.
Selain membuat payudara tidak nyaman, pengosongan payudara yang kurang optimal juga dapat meningkatkan tekanan di dalam saluran ASI. Akibatnya, ASI lebih mudah tertahan di area tertentu dan memicu rasa nyeri, bengkak, atau kemerahan pada payudara. Karena itu, menjaga jadwal pumping tetap rutin penting untuk membantu aliran ASI tetap lancar sekaligus mengurangi risiko sumbatan dan mastitis, terutama pada ibu menyusui yang aktif bekerja.
Buat Mommy yang sering juggling antara kerjaan dan jadwal pumping, punya emergency pocuh khusus busui di tas kantor bisa sangat membantu. Jadi saat jadwal pumping tiba-tiba mundur, ruang menyusui penuh, atau alat pumping bermasalah, Mommy tetap lebih siap dan tidak panik.
Beberapa barang penting yang sebaiknya selalu ada di emergency pouch antara lain:
Sunflower Lecithin Mom Uung mengandung fosfolipid alami yang membantu menjaga tekstur lemak ASI tetap lebih encer sehingga tidak mudah menumpuk di saluran ASI. Saat aliran ASI lebih lancar, rasa penuh dan tidak nyaman pada payudara biasanya juga ikut berkurang secara bertahap.

Beberapa manfaat yang bisa membantu working moms antara lain:
Selain konsumsi lecithin, Mommy juga tetap perlu rutin menyusui atau pumping supaya payudara tidak terlalu penuh terlalu lama. Saat sudah punya waktu untuk pumping, lakukan dengan rileks dan usahakan payudara kosong lebih optimal agar aliran ASI tetap nyaman.
Supaya lebih siap menghadapi hari kerja yang padat, Mommy juga bisa menyimpan Sunflower Lecithin Mom Uung di emergency pouch bersama perlengkapan pumping lainnya. Jadi kalau jadwal tiba-tiba berubah, Mommy tetap punya support tambahan untuk membantu menjaga kelancaran ASI selama beraktivitas.
Yuk, save dan share informasi ini ke sesama working moms supaya tetap bisa pumping dengan lebih tenang di tengah kesibukan kantor!
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.