
Momuung.co.id – Mommy, rasa lapar saat menyusui itu hal yang sangat wajar. Tapi sering kali muncul rasa bersalah saat ngemil, apalagi kalau takut berat badan naik atau camilan yang dimakan kurang bernutrisi. Padahal, kondisi tubuh yang lelah dan pikiran yang stres justru bisa memengaruhi produksi ASI.
Saat Mommy merasa tenang dan bahagia, tubuh akan lebih mudah memproduksi ASI. Salah satu cara sederhana untuk menjaga mood tetap stabil adalah dengan memilih camilan yang tidak hanya enak, tapi juga punya manfaat untuk tubuh.
Cookie Mylkflow dibuat dari bahan pilihan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga dirancang untuk membantu mendukung produksi ASI secara alami. Kandungan nutrisinya membantu Mommy tetap bertenaga selama menyusui, sekaligus memenuhi kebutuhan tubuh yang meningkat di masa ini.
Selain itu, Cookie Mylkflow bisa menjadi pilihan camilan yang lebih tenang untuk dinikmati saat me-time. Mommy tetap bisa menikmati momen santai tanpa rasa khawatir, karena camilan ini tidak hanya enak, tetapi juga memberikan manfaat untuk tubuh dan mendukung proses menyusui.

Australian oat dipilih sebagai bahan utama karena kualitasnya lebih terjaga dan kaya nutrisi yang dibutuhkan Mommy selama menyusui. Kandungan beta-glucan di dalamnya membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Hal ini membuat Mommy tetap bertenaga sepanjang hari tanpa mudah merasa lemas.
Selain itu, seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan lebih terkontrol meski sering merasa lapar saat menyusui. Oat ini juga memiliki tekstur yang lebih lembut dan bersih karena diproses di lingkungan yang baik, sehingga nyaman dikonsumsi setiap hari.
Cookie Mylkflow juga dilengkapi dengan ekstrak daun kelor atau Moringa oleifera, yang dikenal sebagai sumber nutrisi alami yang sangat lengkap. Kandungan vitamin, mineral, kalsium, dan protein di dalamnya membantu menjaga daya tahan tubuh Mommy sekaligus mendukung kebutuhan nutrisi selama menyusui (Gopalakrishnan et al., 2016; Thapa et al., 2019).
Selain itu, daun kelor mengandung senyawa aktif seperti fitosterol dan antioksidan yang berperan dalam membantu merangsang hormon prolaktin, yaitu hormon yang berperan dalam produksi ASI. Hal ini membuat daun kelor banyak digunakan sebagai salah satu bahan alami untuk mendukung kelancaran ASI (Kingkan et al., 2022).
Mommy sering kali terlalu fokus pada kebutuhan si Kecil sampai lupa memperhatikan diri sendiri. Padahal, kondisi fisik dan emosi Mommy sangat berpengaruh pada produksi ASI. Saat tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup dan pikiran lebih tenang, proses menyusui bisa berjalan lebih optimal.
Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah menyediakan waktu me-time dengan camilan bernutrisi. Momen kecil seperti duduk santai sambil menikmati teh hangat dan camilan sehat bisa membantu tubuh lebih rileks, sekaligus memberikan energi tambahan untuk menjalani aktivitas menyusui sehari-hari.
Me-time bukan sekadar istirahat, tapi juga bagian dari self-care yang berdampak pada kualitas ASI. Berikut manfaatnya:
Menjaga produksi ASI tidak hanya soal asupan nutrisi, tetapi juga tentang bagaimana Mommy merawat diri sendiri. Memberi waktu untuk beristirahat, menikmati camilan sehat, dan menjaga pikiran tetap tenang adalah langkah sederhana yang bisa berdampak besar.
Agar perjalanan menyusui semakin lancar, Mommy juga bisa membekali diri dengan pengetahuan sejak masa kehamilan. Dengan persiapan yang cukup, Mommy akan lebih percaya diri dan siap menghadapi setiap fase menyusui.
Ingat, perjalanan menyusui adalah lari maraton, bukan lari cepat. Mommy butuh asupan yang tepat agar tidak lelah di tengah jalan. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan bekal ilmu menyusui lainnya. Mommy bisa pelajari 5 Manfaat Konsultasi Menyusui Sejak Trimester 3 agar perjalanan menyusui makin lancar tanpa drama!
Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.