
Momuung.co.id – Mommy, pernah kebayang nggak, kalau setetes ASI yang kita hasilkan ternyata bisa membantu menyelamatkan bayi lain? Kisah ini datang dari Selva Brindha, seorang ibu yang berhasil menyumbangkan lebih dari 300 liter ASI untuk bayi prematur dan kritis. Sebuah cerita yang sederhana, tapi punya makna yang begitu besar tentang kekuatan dan ketulusan seorang ibu.
Mommy Brindha mulai mendonasikan ASI sejak April 2023 melalui Bank ASI di rumah sakit pemerintah. Selama sekitar 22 bulan, ia rutin memompa hingga terkumpul lebih dari 300 liter ASI. Jumlah ini bahkan menyumbang hampir setengah dari total stok ASI di bank tersebut dalam dua tahun terakhir.
Perjalanannya tentu tidak selalu mudah. Ia sempat mengalami penurunan berat badan dan juga menerima komentar negatif dari lingkungan sekitar. Namun, setelah mendapat penjelasan dari dokter bahwa memompa ASI tetap aman selama kebutuhan nutrisi terpenuhi, ia memilih untuk terus melanjutkan niat baiknya.
“Bukan soal seberapa banyak yang diberikan, tapi tentang memilih untuk memberi,” ungkapnya. Kalimat sederhana, tapi maknanya begitu dalam ya, Mom.
ASI yang didonasikan bukan hanya soal jumlah, tapi tentang dampak nyata yang diberikan. Menurut dokter, donasi ASI seperti yang dilakukan Mommy Brindha telah membantu banyak bayi, terutama bayi prematur dan bayi yang sedang dalam kondisi kritis di ruang NICU.
Lalu, kenapa Donor asi begitu penting? Ini beberapa alasannya:
Bayi prematur memiliki sistem pencernaan yang masih sangat sensitif, sehingga sering belum siap menerima susu formula. ASI donor lebih mudah dicerna dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mereka di masa awal kehidupan.
ASI mengandung antibodi alami, seperti imunoglobulin (IgA), yang berperan penting dalam melindungi bayi dari berbagai infeksi serius, termasuk sepsis dan gangguan pada usus.
Kandungan penting seperti DHA, ARA, dan protein dalam ASI membantu mendukung perkembangan otak serta pertumbuhan fisik bayi, terutama di fase awal yang sangat krusial.
Dalam kondisi tertentu, seperti saat ibu sakit atau mengalami kendala medis, ASI donor bisa menjadi solusi sementara agar bayi tetap mendapatkan nutrisi terbaik yang dibutuhkan.
Mungkin masih ada Mommy yang bertanya, aman nggak sih kalau bayi menerima ASI dari orang lain? Jawabannya, aman selama disalurkan melalui bank ASI resmi.
ASI donor tidak diberikan begitu saja. Ada proses yang cukup ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu pendonor, skrining riwayat medis, hingga proses pasteurisasi untuk memastikan ASI tetap bersih dan aman dikonsumsi bayi. Jadi kualitas dan keamanannya tetap terjaga.
Kisah Mommy Brindha jadi pengingat bahwa ASI bukan hanya tentang kebutuhan pribadi, tapi juga bisa menjadi bentuk kepedulian untuk bayi lain yang membutuhkan. Tidak harus dalam jumlah besar, sekecil apa pun donasi yang diberikan tetap berarti bagi bayi yang sedang berjuang.
Semoga cerita ini bisa jadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik, baik untuk si Kecil maupun untuk sesama. Semangat terus mengASIhi, Mommy hebat!

Mommin merupakan bagian dari tim edukasi Mom Uung yang berkomitmen mendampingi para ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung peran sebagai Sahabat Pejuang ASI, Momin menyajikan edukasi laktasi yang berbasis fakta, disampaikan dengan bahasa yang hangat, empatik, dan mudah dipahami. Konten yang dibagikan mencakup topik seputar menyusui, asupan gizi ibu dan bayi, hingga menjaga keseimbangan kesehatan fisik serta mental selama masa laktasi. Setiap artikel lahir dari kisah dan pengalaman nyata para ibu Indonesia dalam memberikan ASI terbaik untuk buah hati mereka.